Dorong Peningkatan APBD Lampung, Satpol PP Provinsi akan Tegakkan Perda No 32/2014

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung melakukan penegakkan terhadap Perda No.32 Tahun 2014

Dorong Peningkatan APBD Lampung, Satpol PP Provinsi akan Tegakkan Perda No 32/2014

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung melakukan penegakkan terhadap Perda No.32 Tahun 2014 tentang Restribusi untuk mendorong peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinisi Lampung.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Provinsi Lampung Lakoni mengungkapkan pihaknya melakukan pengawasan terhadap semua organisasi perangkat daerah (OPD).

"Ini akan bertahap, tidak lain kami lakukan agar APBD provinsi Lampung tercapai, karena memang ini sesuai dengan tugas kami, bukan hanya kebawah yang kami awasi, tapi juga penegakan restribusi agar tercapai targetnya (APBD)," ungkap Lakoni, Jumat 6 Juli 2018.

Lakoni mengungkapkan, sudah semestinya target APBD Provinsi Lampung tercapai bukan malah menurun,  untuk itu pihaknya juga akan menelusuri apa yang terjadi.

"Lampung ini potensinya besar, jadi seharusnya APBD bisa tercapai, seperti tahun kemarin, APBD dicanangkan Rp 8 miliar sekian, tapi hanya tercapai Rp 7 miliar sekian, hanya tercapai 80 persen, sehingga tahun ini hanya dicanangkan Rp 7 miliar sekian, maka ini kami kawal agar tercapai," tegasnya.

Lakoni menuturkan, pihaknya juga telah turun ke 16 satuan kerja untuk melihat hasil progres APBD pada triwulan pertama.

"28 Mei hingga 8 Juni kami sudah turun, dan hasilnya untuk 16 satuan kerja saya lihat belum mencapai 30 persen, padahal harusnya 40 hingga 45 persen tapi katanya satker yang bilang kenaikan akan ada pada akhir tahun, padahal harusnya setiap triwulan naik," ungkapnya.

Lakoni mengaku pada triwulan terakhir, pada bulan September pihaknya akan turun kembali untuk melihat perkembangan restibusi.

"Masuk triwulan ke tiga kalau capaian 50 persen kami pesimis soalnya kurang tiga bulan, minimal 70 persen, tapi kami harap bisa tercapai karena untuk rakyat Lampung," ujarnya.

Saat ditanya apakah ada penyimpangan sehingganya APBD tidak tercapai, Lakoni mengaku belum melihat adanya penyimpangan.

"Tapi saya lihat potensi sebesar ini kok gak nyampai, tapi saya postif tingking karena ke depan, dengan banyaknya tempat wisata, seperti Lampung Barat, siap memberikan kontribusi besar," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help