Rapat Pleno Pilgub KPU Digelar Besok, Ini Imbauan Kapolda untuk Pendukung Paslon

Suntana pun mengaku untuk persiapan melakukan penjagaan sidang pleno, pihaknya terus memonitor setiap gerakan penyampaian pendapat.

Rapat Pleno Pilgub KPU Digelar Besok, Ini Imbauan Kapolda untuk Pendukung Paslon
Tribunlampung/Hanif
Kapolda Lampung Suntana 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pada penjagaan dan pengamanan rapat pleno rekapitulasi suara pilgub di KPU Provinsi Lampung, Minggu 8 Juni 2018, Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana akan turun langsung.

Hal ini diungkapkan Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana saat ditemui di Mapolda Lampung, Jumat 6 Juli 2018.

Baca: Polresta Terapkan Penjagaan 3 Ring Amankan Rapat Pleno Pilgub KPU

"Semua perwira akan turun, Kapolda saja juga turun," tegasnya.

Suntana pun mengaku untuk persiapan melakukan penjagaan sidang pleno, pihaknya terus memonitor setiap gerakan penyampaian pendapat.

Baca: Akan Mepas Status Lajang, Begini Prosesi Malam Bainai Mantan Penyanyi Cilik Chikita Meidy

"Baik dari yang mengatasnamakan pendukung pasangan calon nomor satu dua tiga dan empat dengan berbagai macam tuntutan," ucapnya.

Suntana mengaku selama ini pihaknya mampu mengakomodir dengan memberi ruang umum untuk mengaspirasikan suaranya.

"Sepanjang mereka tidak melakukan tindak anarkis, dan alhamdulilah sampai saat ini tidak anarkis, seperti tadi ini di lampung selatan juga ada unjuk rasa sama, bisa dinegoisasi, jadi silahkan melakukan demo asalkan tidak menggangu ketertiban umum," ujarnya.

Maka pada hari minggu esok, Suntana menuturkan aksi massa bisa saja terjadi dan ada seperti halnya yang ada atau berlangsung hari ini.

Baca: Geger Bayi Meninggal dalam Kulkas, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memilih Pengasuh Anak

"Maka kami imbau tidak usah mengumpulkan massa, karena dua massa berkumpul disatu tempat disatu waktu bisa terjadi konflik, kasihan warga lampung," sebutnya.

Suntana pun mengimbau kepada para pasangan calon tidak mengerahkan massa.

"Silahkan sesuai dengan undangan yang diberikan oleh KPU setiap paslon, tidak perlu megerahkan massa, kalau mengerahkan massa akan terjadi konflik yang tidak bagus," tuturnya.

Suntana juga mengaku akan melakukan penjagaan sesuai dengan jumlah dengan ancaman.

"Saya tidak akan menyebutkan spesifik jumlahnya tapi kami lakukan penjagaan seoptimal mungkin. Semua kan mungkin kita lakukan (termasuk penjagaan jalur), jika memang ada massa banyak maka lakukan pengetatan massa dan tidak boleh masuk tempat lokasi," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved