3 Pekan Pasca-Lebaran, Begini Reaksi Ibu Rumah Tangga soal Harga Sayuran di Tanggamus

Harga kebutuhan pokok kelompok sayuran masih tinggi meski perayaan Idul Fitri 1439 H sudah berlalu tiga pekan lalu.

3 Pekan Pasca-Lebaran, Begini Reaksi Ibu Rumah Tangga soal Harga Sayuran di Tanggamus

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Harga kebutuhan pokok kelompok sayuran masih tinggi meski perayaan Idul Fitri 1439 H sudah berlalu tiga pekan lalu. 

Menurut Parti, pedagang sayuran di Pasar Gisting, harga sayuran sekarang ini sulit turun, bahkan beberapa di antaranya mengalami kekosongan stok. "Sayuran masih mahal semua sekarang, barangnya juga banyak yang kosong," ujarnya, Minggu (8/7).

Baca: Ada Pipa PDAM yang Bocor di Jl Cut Nyak Dien Gang Rukun

Baca: Ahmad Suradji, Dukun Paling Keji di Indonesia yang Habisi 42 Wanita

Ia mengaku seperti harga cabai merah yang tetap Rp 40.000 per kg sejak dua pekan terkahir, begitu pun cabai rawit Rp 50.000 sejak sebelum Idul Fitri. Tomat tetap Rp 15.000 per kg, kentang Rp 12.000 per kg, timun Rp 5.000 per kg, tauge Rp 12.000 per kg, kelapa Rp 6.000 per kg. 


Lantas harga sayuran yang naik yakni kol jadi Rp 8.000 dari Rp 7.000 per kg, terong Rp 7.000 dari Rp 6.000 per kg, sawi Rp 8.000 dari Rp 5.000 per kg, bayam Rp 3.000 dari Rp 2.500 per ikat, kangkung Rp 3.000 dari Rp 2.500 per ikat, daun singkong Rp 3.000 dari Rp 2.500 per kg,  wortel Rp 8.000 dari Rp 7.000 per kg. 


Kenaikan drastis terjadi pada pare yang kini Rp 10.000 per kg dari Rp 7.000 per kg, kacang panjang jadi Rp 5.000 dari Rp 2.500 per ikat, rampai Rp 20.000 dari Rp 18.000 dan buncis Rp 12.000 dari Rp 7.000 per kg. 


"Sekarang ini rampai dan buncis barangnya kosong, tidak ada kiriman barang sama sekali. Barang memang sudah tidak ada di petani, kalau karena lebaran tidak juga sebab sudah lewat," terang Parti. 


Sedangkan harga sayuran yang turun cuma bawang merah jadi Rp 25.000 dari Rp 28.000 dan bawang putih jadi Rp 25.000 dari Rp 28.000 per kg, serta labu jadi 5.000 dari Rp 6.000 per kg. 


Sedangkan untuk harga bahan pokok non sayuran harga pun masih bertahan dari sebelumnya seperti telur yang tetap Rp 26.000 per kg, beras antara Rp 10.000-Rp 13.000 untuk kualitas rendah sampai bagus.


Lalu minyak goreng Rp 12.000 per kg, gula pasir Rp 12.000 per kg, gula merah Rp 13.000 per kg, tepung trigu Rp 6.000 per kg, tepung aci Rp 11.000 per kg, dan mentega minimal Rp 5.000 per sachet. (tri) 

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved