Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak

Gadis itu merinding ketakutan dan menangis pria berbadan tegap mendatangi dan kemudian debt collector menculiknya.

Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak
Debt Collector Culik Anak / Warta Kota - Kantor finance yang kala itu masih nampak beberapa karyawan yang bekerja, sontak kaget lantaran kedatangan anggota polisi bersenjata lengkap menggerebek kantor ini. 

RI merinding ketakutan dan menangis saat sepeda motor matiknya kala itu dirampas oleh sejumlah pria berbadan tegap, diketahui berprofesi sebagai debt collector.

RI ditanya-tanya oleh debt collector itu sampai menangis.

Baca: LIVE STREAMING Piala AFF 2018: Indonesia vs Thailand U-19. Kick Off Jam 19.00 WIB!

Oleh karena tangisan RI itu sempat menarik perhatian warga sekitar, para debt collector itu seketika langsung membawa RI ke sebuah kantor, yang berada di Kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

RI semakin panik, tak bisa berbicara lantaran ketakutan.

Dalam kondisi masih mengenakan seragam sekolah, RI sesampainya di sebuah kantor yang bergerak di bidang finance, ketika itu langsung memojokkan diri di sebuah sudut tembok kantor lantaran ketakutan.

Selama berjam-jam di kantor finance tersebut, RI diduga kuat mendapat perilaku yang tidak senonoh.

Bahkan RI diduga tak diperbolehkan pulang oleh para debt collector tersebut, kalau belum membayar cicilan bulanan motor matik miliknya.

Baca: Pengajian Ustad Abdul Somad di Kudus Tiba-tiba Dibatalkan, Penyebabnya Masih Jadi Misteri

Hal ini, membuat sang ibu, berkecamuk dan panik.

Mendapatkan informasi apabila RI berada di kantor para debt collector itu, Nining langsung laporkan kejadian tersebut ke Polsek Palmerah, sore hari.

Mengenakan pakaian putih, Nining yang ketika itu datang melapor ke Polsek Palmerah dalam kondisi menangis terisak, ia langsung melapor kejadian yang menimpa putrinya tersebut.

"Ada etikanya dong harusnya. Motor saja yang diambil, kenapa anak saya juga harus dibawa-bawa ke kantor finance itu. Ya Allaaah.." terang Nining sambil menangis histeris, Jumat.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved