Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak

Gadis itu merinding ketakutan dan menangis pria berbadan tegap mendatangi dan kemudian debt collector menculiknya.

Debt Collector Culik Anak 14 Tahun, Orangtua Shock Ditanya Putrinya Masih Perawan atau Tidak
Debt Collector Culik Anak / Warta Kota - Kantor finance yang kala itu masih nampak beberapa karyawan yang bekerja, sontak kaget lantaran kedatangan anggota polisi bersenjata lengkap menggerebek kantor ini. 

Nining mengatakan, dia mendapat pesan dari anaknya RI, jika sedang berada di kantor para debt collector yang saat itu membawanya dari kawasan Palmerah.

Nining baca pesan singkat dari anaknya itu, membuatnya langsung lemas dan panik.

"Aku tuh sudah panik,‎ namanya anak masih kecil. Tuh anaknya (RI), tanya aja kalau boleh dari tadi nangis melulu kan. Yah, ketakutan dia. Anak masih 14 tahun begitu kok. Yah kalaupun mau mengambil motornya silahkan pakai etika lah. Anak gede begitu. Jangan beraninya sama anak-anak kecil begitu dong," kesal Nining.

Nining semakin kaget, saat mendengar suara pria yang menanyakan anaknya perihal masih perawan atau tidak.

"Anak saya makin nangis. Di saat debt collector itu nanya ke anak saya masih perawan apa tak perawan, saya syok. Saya dengar kalimat itu melalui telepon. Teleponnya tiba-tiba terputus. Saya langsung dari Bekasi, macet-macetan ke Polsek Palmerah," katanya.

Tak lama, Polsek Palmerah yang dipimpin oleh Kapolsek Palmerah Komisaris Aryono serta anggotanya menuju ke lokasi, dan menggerebek kantor para debt collector.

Kantor finance yang kala itu masih nampak beberapa karyawan yang bekerja, sontak kaget lantaran kedatangan anggota polisi bersenjata lengkap.

Bersama Nining, para anggota polisi ketika itu langsung menyelamatkan RI.

Melihat RI yang saat keluar dari pintu ruko langsung menangis, Nining pun berlari histeris memeluk RI.

"Terima kasih Pak Polisii.. Terima kasiiih Paak. Anak saya selamaat Paak," kata Nining sambil menangis dihadapan Kapolsek Palmerah.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved