Kapolres Tuba Dorong Pemkab Bentuk Perda Pembatasan Jam Hiburan Orgen Tunggal

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mendorong Pemkab setempat untuk membuat Peraturan Daerah

Kapolres Tuba Dorong Pemkab Bentuk Perda Pembatasan Jam Hiburan Orgen Tunggal
Kapolres Tuba AKBP Raswanto Hadiwibowo 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Tulangbawang'>Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mendorong Pemkab setempat untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur pembatasan kegiatan malam masyarakat.

Hal ini Berkaitan dengan pembatasan hiburan organ tunggal dan kegiatan lainnya yang dilakukan masyarakat malam hari di wilayah Tulangbawang.

Kapolres mengatakan, pembentukan Perda penting dilakukan untuk membatasi jam hiburan organ tunggal pada malam hari yang kembali marak di Tulangbawang.

Baca: Sebelum Nikah, Nia Ramadhani Beber Honornya ke Ardi Bakrie: Kalau Aku Berhenti Mau Menyanggupi?

Baca: Taksi Online di Sekitar Transmart Kerap Kucing-kucingan dengan Petugas, Ini Penyebabnya

"Kita sangat setuju dibuat Perda. Kami dari Polres sudah mengajak tokoh masyarakat serta menyarankan Pemda untuk membuat Perda sehingga dalam hal pemberian ijin keramaian Polri dapat mengawasi," kata Raswanto, Senin (09/07).

Keberadaan Perda tentang pembatasan hiburan organ tunggal bagi masyarakat itu, menurut Raswanto, juga penting untuk menekan peredaran miras dan narkoba di tempat hiburan organ tunggal.

Raswanto juga meminta semua pihak berperan aktif membantu terwujudnya pembentukan Perda tersebut.

"Mohon bantuan untuk mendorong Pemda segera membuat perda dalam hal kegiatan malam yang dilakukan oleh masyarakat," papar mantan Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung itu.

Raswanto bahkan mewacanakan untuk dilakukan jam malam bersama masyarakat guna meminimalisir maraknya hiburan organ tunggal yang melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

"Nanti akan kami rapatkan dengan tokoh masyarakat untuk  menentukan giat jam malam yang dilakukan oleh masyarakat," tandas Raswanto.

Maraknya hiburan organ tunggal pada malam hari yang melewati batas waktu  semestinya memang banyak dikeluhkan masyarakat.

Hiburan organ tunggal tersebut kerap disuguhkan saat acara hajatan masyarakat.

Bukan hanya melampaui batas waktu yang ditentukan, hiburan organ tunggal tersebut kerap menyuguhkan musik remix non stop yang memantik beredarnya miras dan narkoba. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved