VIDEO: Lantik 557 Kepala UPTD, Pairin Kecewa

Hal itu dikatakan Pairin saat mengetahui ada dua kepala SKPD yang tidak hadir dalam pelantikan. Ia pun terlihat kecewa.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO – Wali Kota Metro Achmad Pairin melantik 547 kepala UPTD SD dan 10 UPTD SMP di aula kantor Pemkot Metro, Selasa, 10 Juli 2018.

Pairin meminta kepala UPTD yang dilantik untuk meningkatkan disiplin. Karena menjadi pemimpin harus memberi contoh kepada jajarannya.

Hal itu dikatakan Pairin lantaran kecewa mengetahui ada dua kepala SKPD yang tidak hadir dalam pelantikan. 

"Ini tadi saya tanya ada dua yang tidak ikut pelantikan. Satu ada izin karena keluarga, satu tanpa keterangan. Nanti saya cek. Saya minta itu untuk diproses," ujarnya.

Baca: Dilengserkan dari Ketua DPC Gerindra Tanggamus, Darussalam: Saya Legowo

Ia menegaskan, sebagai tenaga pendidik harus disiplin. Karena merupakan contoh bagi peserta didik.

Terlebih visi Metro sebagai Kota Pendidikan, jadi harus diisi oleh SDM yang memahami fungsi pendidikan.

"Nanti kita cek. Kalau memang betul tidak ada keterangan, ya diganti saja. Itu kan tidak buat contoh yang baik. Bagaimana kepala UPTD mau mengajarkan disiplin kepada siswa dan guru-gurunya jika dirinya sendiri tidak disiplin," ungkapnya.

Pairin menjelaskan, pada rakor bulanan dirinya telah meminta kepala dinas harus disiplin serta memberi contoh kepada jajarannya. Dengan tujuan, kinerja ASN semakin profesional. Karena disiplin dalam segala hal.

Baca: Ucapan ”Jin Pencabut Nyawa” Melecehkan Masyarakat Adat Lampung

Ia meminta kepala UPTD yang baru dilantik untuk all out membangun sekolahnya. Sebab, visi Metro sebagai kota pendidikan harus bisa menunjukkan kualitas lebih baik dibanding dengan daerah lain. 

"Bukan hanya kelulusan 100 persen, tapi yang harus diperhatikan juga kualitas siswa. Bagaimana siswa lulus sekolah bisa masuk ke sekolah dengan mudah karena kualitasnya memang baik. Ini bukan hanya dari SD dan SMP, tetapi dari PAUD dan TK," terangnya. 

Selain itu, Kepala UPTD yang baru saja dilantik untuk membangun koordinasi yang baik dengan guru-guru. Sebab, jika kepala UPTD dan guru tidak komunikasi yang baik, maka sekolah tersebut susah untuk berprestasi. 

"Jangan sampai ada guru mau demo kepala sekolahnya. Jangan sampai terjadi itu. Ajak guru-guru duduk bareng untuk berbicara bagaimana membuat sekolahnya maju dan berprestasi," tuturnya. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help