Gadis Ini Mendadak Pusing Usai Menenggak Minuman Ringan Pemberian Kakek, Ini yang Terjadi Kemudian

Tua tua keladi, makin tua makin jadi, pepatah itu pantas disematkan kepada SU (60) warga Kotabumi, Lampung Utara.

Gadis Ini Mendadak Pusing Usai Menenggak Minuman Ringan Pemberian Kakek, Ini yang Terjadi Kemudian
kompas.com
ilustrasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.I, KOTABUMI -  Tua tua keladi, makin tua makin jadi, pepatah itu pantas disematkan kepada SU (60) warga Kotabumi, Lampung Utara.

Pria paruh baya itu diduga melakukan perbuatan cabul terhadap DA (18) warga Abung Surakarta, Lampung Utara.
Kasatreskrim Polres Lampung Utara, Ajun Komisaris Syahrial mengatakan, penangkapan terhadap SU atas dasar laporan dari orangtua korban.

Baca: Bupati Nonaktif Lampung Tengah Mustafa Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Baca: Lagu Lagi Syantik Siti Badriah Terinspirasi Syahrini? Ini Penjelasan Pencipta Lagu

Di mana peristiwa bermula ketika korban sedang bermain ke Kotabumi. Ia duduk di area sekitar Tugu Payan Mas Kotabumi, Minggu (17/6).

Ketika itu datang seorang pria paruh baya, yang diketahui bernama SU menghampiri korban. Pria itu kemudian membelikan korban sebotol minuman ringan.

Setelah habis, minuman ringan kedua kembali diberikan kepada korban. Namun minuman ringan kedua diduga dimasukkan obat, sehingga memberikan efek pusing yang membuat DA tidak sadarkan diri.

Sebelum diberikan minuman ringan yang kedua itu, DA sempat menolak. Namun korban diancam akan dibunuh pakai golok jika tidak menghabiskan minuman tersebut.

Karena merasa pusing, korban pun berniat untuk pulang. Namun pelaku SU memaksa untuk mengantarkan korban ke rumahnya. Benar saja, ternyata korban tidak diantarkan SU ke rumah, tapi dibawa ke rumah pelaku.

"Sampai di rumah pelaku, korban sudah tidak sadarkan diri. Begitu bangun besok hari, korban sudah tidak mengenakan pakaian," jelas Kasatreskrim AKP Syahrial.

Menurut AKP Syahrial, berdasarkan keterangan korban, dirinya disekap di rumah pelaku selama lima hari. Dan perbuatan bejat kakek tersebut juga terulang hingga lima kali.

Pada hari kelima, tepatnya Kamis (21/6) siang hari, korban melihat rumah tersangka dalam keadaan sepi, sehingga dia langsung kabur pulang ke rumahnya.

Setibanya di rumah, korban menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya. Akhirnya, perbuatan bejat sang kakek dilaporkan ke Polres Lampung Utara, pada Sabtu (30/6).

Atas dasar laporan tersebut, anggota langsung melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. Ketika semuanya sudah lengkap, pihaknya mengamankan tersangka. "SU diamankan di rumahnya, pada Selasa (10/6) sekitar pukul 15.00 WIB," terang AKP Syahrial.

Saat ini, tersangka berikut barang bukti berupa pakaian korban sudah diamankan di Mapolres Lampung Utara. Tersangka akan dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dihadapan penyidik, tersangka berkilah melakukan perbuatan pemerkosaan sebanyak tiga kali. "Saya hanya tiga kali melakukan dengan korban. Itupun atas dasar suka sama suka," kata kakek yang mengaku sudah 14 tahun menduda.(ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help