Ketua Bawaslu Lampung Mengaku Diintimidasi, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Ketua Bawaslu Lampung Mengaku Diintimidasi, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Ketua Bawaslu Lampung Mengaku Diintimidasi, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung
Murbani Budi Pitono 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menanggapi kabar adanya intimidasi terhadap Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriah, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan Ketua Bawaslu dan KPU memiliki pengawalan secara personal.

"Pasti ada, dengan sistem pengawalan pribadi dan penebalan-penebalan, serta perkuatan kalau memang ada ancaman lebih besar," sebutnya, Rabu 11 Juli 2018.

Masih, kata dia, pengamanan dilaksanakan secara optimal dengan tidak meremehkan setiap situasi dan kondisi.

"Tujuannya untuk memastikan pilkada ini aman dan terkendali," ungkapnya.

Saat ditanya berapa personel yang menjadi pengawal secara personal, Kapolresta tidak menjelaskan rinci, namun ia memastikan bahwa situasi akan aman terkendali.

"Kami laksanakan sesuai dengan tingkat kerawanan semakin rawan personel semakin tambah, kami ada  Standar Operasional Prosedur (SOP) sendiri," ungkapnya.

Meski demikian, Murbani selain pengamanan pihaknya turut mendorong Bawaslu dan Gakumdu  untuuk melaksanakan dan menegakkan hukum dalam Pemilu 2018 ini.

"Indonesia ini supermasi hukum yang mengedepankan hukum, maka kami dorong untuk bisa menjaga bersama supaya mereka (Bawaslu dan Gakumdu) bisa melaksanakan kegiatannya," tuturnya.

Lanjutnya, keduanya bisa melaksanakan analisa kasus dan mengambil keputusan itu yang benar-benar adil dan tidak ada tekanan intimidasi dari manapun juga.

"Jadi benar-benar putusan adil tidak memihak dan tidak ada kepentingan apapun juga," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help