Ngebet Nikah Saat Buron, Asmara Pengantin Baru Asal Lampung Tengah Ini Berakhir Menyedihkan

Baru dua bulan menyandang status suami, biduk rumah tangganya diterpa badai.

Ngebet Nikah Saat Buron, Asmara Pengantin Baru Asal Lampung Tengah Ini Berakhir Menyedihkan
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
(ILUSTRASI) Salah satu begal yang diringkus Tekab 308 Polres Lampung Utara dan Polsek Abung Timur. 

GUNUNGSUGIH, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Hidup dalam pelarian sebagai buronan polisi tidak menghalangi niat Aditya (25) membangun mahligai rumah tangga.

Warga Kampung Bumijaya, Kecamatan Anak Tuha ini, meminang seorang gadis di tempat persembunyiannya di Pringsewu.

Menikah, Aditya memboyong sang istri pulang ke kampung halamannya.

Baca: Berkali-kali Raih Emas hingga ke Luar Negeri, Begini Kondisi Lalu Muhammad Zohri Sebenarnya

Baru dua bulan meyandang status suami, biduk rumah tangganya diterpa badai.

Aditya ditangkap petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah.

Polisi menembak kaki kanannya karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Saya malu dengan istri dan keluarga saya, namun saya mengakui perbuatan saya," imbuh Aditya saat diwawancarai wartawan di Polres Lampung Tengah, Kamis (12/7).

Aditya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak akhir 2016 silam.

Baca: Geng Begal Bad Boys Disikat Polisi, Begini Kehebatannya Saat Beraksi

Kapolres Lampung Tengah Ajun Komisaris Besar Slamet Wahyudi menerangkan, Aditya ialah buronan kasus penodongan dan perampasan terhadap sopir truk.

Menurut Slamet Wahyudi, Aditya kerap beraksi di kawasan perkebunan Kecamatan Bekri bersama dua rekannya yang telah tertangkap.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help