Piala Dunia 2018

Setelah Laga Final Piala Dunia 2018, Modric dan Lovren Bisa Masuk Penjara

Modrid terlibat dengan Mamic saat pindah ke Tottenham Hotspur pada tahun 2008. Mamic terindikasi mengantongi uang transfer Modric.

Setelah Laga Final Piala Dunia 2018, Modric dan Lovren Bisa Masuk Penjara
sportske.jutarnji.hr
Luka Modric 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Menjelang babak final Piala Dunia 2018, kabar tak sedap mengganggu suasana ruang ganti timnas Kroasia.  

Dua penggawanya, Luka Modric dan Dejan Lovren, terancam masuk penjara seusai menjalani partai final.

Modric dituduh memberikan kesaksian palsu dalam kasus korupsi dan penggelapan pajak yang dilakukan oleh Zdravko Mamic.

Mamic adalah presiden klub Dinamo Belgrade dan kerap disebut-sebut sebagai penguasa sepak bola Kroasia.

Dia juga terkenal sering mengemplang uang transfer pemain.

Baca: Juventus Raup Rp 884 Miliar dalam Sehari dari Penjualan Jersey Cristiano Ronaldo

Mamic sempat didakwa hukuman penjara 6 tahun 4 bulan, tetapi berhasil kabur ke Bosnia.

Modrid terlibat dengan Mamic saat pindah ke Tottenham Hotspur pada tahun 2008.

Zdravko Mamic
Zdravko Mamic (Kick Off)

Mamic terindikasi mengantongi uang transfer Modric.

Sosok yang kini bermain untuk Real Madrid itu pun harus maju sebagai saksi untuk kejahatan Mamic.

Hanya, Modric kini dianggap memberi kesaksian palsu dan tidak memberi keterangan memadai soal praktik korupsi Mamic.

Halaman
12
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help