Ini isi Simpulan Kuasa Hukum Arinal–Nunik di Sidang Dugaan Politik Uang TSM

Tim kuasa hukum Arinal-Nunik menyerahkan ratusan halaman kesimpulan dari jalannya persidangan pemeriksaan pelanggaran administrasi TSM

Ini isi Simpulan Kuasa Hukum Arinal–Nunik di Sidang Dugaan Politik Uang TSM
Tribunlampung/Beni

Laporan Reporter Triibun Lampung, Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Tim kuasa hukum Arinal Djunaidi - Chusnunia menyerahkan ratusan halaman kesimpulan dari jalannya persidangan pemeriksaan pelanggaran administrasi terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) Bawaslu Provinsi Lampung di Sentra Gakumdu Senin, 16 Juli 2018.

Baca: Seminggu Polda Lampung Ungkap 79 Kasus dan Amankan 97 Pelaku Curat-Curas

Adapun pihak pelapor juga memberikan berkas kesimpulannya kepada majelis hakim pemeriksa yang diketuai oleh Fatikhatul Khoiriyah bersama dua anggotanya Adek Asyari dan Iskardo P Hanggar. Pelaksanaan sidang berlangsung cepat sekitar 10 menit.

Baca: Penuhi Kuota 100 Persen, 85 Caleg PKS Siang Ini Daftar ke KPU

Majelis hakim tiba, sidang dibuka dengan langsung berkas kesimpulan pelapor dari kuasa hukum M Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dan Herman HN - Sutono diserahkan. Hal yang sama juga dilakukan oleh Andi Syafrani selaku tim kuasa hukum Arinal Djunaidi - Chusnunia sebagai pihak terlapor.

Andi Syafrani mengatakan dalam jalannya persidangan selama ini banyak saksi-saksi yang dihadirkan pelapor (M Ridho Ficardo - Bachtiar Basri dan Herman HN - Sutono) tidak mengetahui kejadiannya. "Banyak saksi-saksi de auditu, yang tidak melihat dan menyaksikan secara  langsung kejadian," ungkapnya, Senin, 16 Juli 2018.

Masih kata dia, dalil yang diutarakan juga tidak sesuai. "Banyaknya pernyataan saksi yang mengada-ada. Menurut kita unsur TSM tidak terbukti," tuturnya.

Dia menegaskan bahwa tidak ditemukan sama sekali dalam fakta persidangan dari saksi baik dari terstruktur, sistematis dan masif. "Hanya sedikit kasus yang sama sekali tidak ada bukti yang ditemukan berhubungan ke kita," bebernya.

Andi menambahkan dirinya juga memberikan catatan kesimpulan kepada majelis hakim bahwa tidak terbukti unsur TSMnya. "Buat kesimpulan yang totalnya hampir 200 halaman juga dalam fakta persidangan tidak ditemukan sama sekali (TSM)," pungkasnya.

Adapun sidang pemeriksaan pelanggaran administrasi TSM akan dilanjutkan pada Kamis, 19 Juli 2018 dengan pembacaan putusan. Sementara diluar kantor Sentra Gakkumdu polisi melakukan penjagaan ketat unjuk rasa. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved