Cegah Radikalisme, Republik Ngapak Gelar Nobar Film Mata Tertutup di Ponpes Lampung Timur

Cegah Radikalisme, Republik Ngapak Gelar Nobar Film Mata Tertutup di Ponpes Lampung Timur

Cegah Radikalisme, Republik Ngapak Gelar Nobar Film Mata Tertutup di Ponpes Lampung Timur
Net
Film Mata Tertutup 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Komunitas Republik Ngapak akan menggelar nonton bersama dan dialog film  berjudul "Mata Tertutup' karya Garin Nugroho.

Jadwal nonton bersama akan dilaksanakan, Sabtu, 28 Juli 2018, pukul 19.30 di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Desa Bentengsari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Baca: Bocah TK Tewas Setelah Secara Tak Sengaja Ditabrak dan Dilindas Mobil Ayahnya Sendiri

Kegiatan nobar ini juga melibatkan aparat polres, polsek, lurah dan camat wilayah setempat.

Menurut Pendiri Komunitas republik Ngapak Ken Setiawan, film Mata Tertutup layak ditonton oleh masyarakat Indonesia khususnya Lampung.

Film Mata Tertutup menceritakan beberapa kisah nyata seorang muda mudi yang lugu, baik dan berprestasi, namun bisa direkrut oleh kelompok radikal.

Mulai perubahan perilaku yang melawan orang tua, berbohong dan kerap meminta sejumlah dana dengan alasan tidak jelas untuk kebutuhan infak di kelompok radikal sampai dalam tahap mengkafirkan orang lain dan finalnya adalah bom bunuh diri yang konon katanya akan mendapatkan puluhan bidadari surga tanpa hisab bersama keluarga.

Baca: VIDEO KPK Geledah Kantor Dinas PU Lampung Selatan

Baca: Tiba di Gedung KPK Jakarta, Beginilah Ekspresi yang Ditunjukkan Bupati Lamsel Zainudin Hasan

Film ini juga mengisahkan sebuah fakta orang tua dalam mensikapi perubahan perilaku anaknya, ada yg melihat anaknya aktif diorganisasi dan jarang pulang malah di support dana berharap agar semua kebutuhan anaknya terpenuhi, namun ternyata anaknya semakin militan.

Ada orang tua yang melihat anaknya berubah sampai ada yang hilang langsung panik, membuat poster dimana mana agar masyarakat yang melihat segera menginformasikan segera kepadanya.

Penulis: wakos reza gautama
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved