Wabup Fauzi Minta Diskes Pringsewu Kawal Zulfa Hingga Pulih

Zulfa Nur Chintia (24), TKI asal Pringsewu yang dianiaya majikannya di Malaysia, membuat gempar warga sekitar rumahnya

Wabup Fauzi Minta Diskes Pringsewu Kawal Zulfa Hingga Pulih
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Jumat (27/7), menjenguk Zulfa TKW yang baru pulang dari Malaysia 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU- Zulfa Nur Chintia (24), TKI asal Pringsewu yang dianiaya majikannya di Malaysia, membuat gempar warga sekitar rumahnya di RT/RW 02/02 Pekon Sinar Baru Timur  Kecamatan Sukoharjo,  Kabupaten  Pringsewu, Provinsi Lampung.
Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberi perhatian serius kepada Zulfa.
Wakil Bupati Pringsewu  Fauzi bersama tim Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial langsung mendatangi Zulfa di kediaman orangtuanya, Jumat (27/7) siang.
Kepada Dinas Kesehatan, Fauzi meminta untuk mengawal Zulfa dalam rangka memulihkan kesehatannya supaya kembali seperti sedia kala.
Dimana tulang leher belakang dan jari telunjuk yang patah supaya segera mendapat pengobatan.
Tidak hanya itu, Fauzi meminta dokter dari Dinas Kesehatan rutin mengunjungi Zulfa.
"Dari sisi kesehatannya kita akan bertanggungjawab akan hal itu, ada jadwal piket, mungkin ada dokter-dokter yang kemari dari Dinas Kesehatan. Supaya secepatnya yang bersangkutan dapat segera beraktivitas untuk dirinya terlebih dahulu," ujar Fauzi.
Sedangkan dari sisi tenaga kerja, kata Fauzi, pihaknya akan mencermati terlebih dahulu.
Apakah ada prosedur atau hal lain yang harus menjadi perhatian.
Fauzi berpesan kepada TKI asal Pringsewu supaya mengurus keberangkatannya ke negeri orang dengan jelas. Artinya, dengan legal.
Fauzi menuturkan bahwa Zulfa dalam keberangkatannya ke Negeri Jiran melalui prosedur resmi, atau legal pada 2015 silam.
Seharusnya dengan kontrak dua tahun Zulfa pulang pada Oktober 2017.
Akan tetapi, Zulfa memperpanjang sendiri kontrak kerja tanpa melalui prosedur resmi.
"Pesan saya, ayo harus legal dalam berusaha di negeri orang," ajaknya.
Sebab dengan prosedur resmi tersebut, menurut Fauzi, supaya terlindungi.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan memberi arahan kepada masyarakat yang ingin berangkat ke luar negeri.
Agar menjadinTKI dengan status legal.
Sebab kalau ilegal tidak ada jaminan keselamatan diri.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help