TKI Lampung Timur 15 Tahun Ditahan Majikan hingga Putrinya Jadi Mahasiswi Tulis Surat ke Jokowi

Hilang kontak sampai enam tahun. Baru dapat kabar lagi itu setelah satu tahun ayah meninggal tahun 2009.

TKI Lampung Timur 15 Tahun Ditahan Majikan hingga Putrinya Jadi Mahasiswi Tulis Surat ke Jokowi
IST
Ilustrasi - TKI 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Perjuangan Ferdina Nur Fitria (21), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, untuk bertemu ibunya yang terpisah 15 tahun, akhirnya membuahkan hasil.

Sang ibu, Sarisih (42) tenaga kerja wanita asal Lampung Timur (TKI Lampung Timur) yang ditahan majikannya di Yordania, kini sudah berhasil ditemukan.

Saat ini, Sarisih sudah berada di Kedutaan Besar RI (KBRI) Amman, Yordania. Tak lama lagi, ia akan dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Sumbersari, Kecamatan Sekampung, Lamtim.

Baca: Pulang dari Malaysia, TKI Asal Pringsewu Patah Tulang Leher & Jari Telunjuk. Ujung Lidah Terpotong!

Sarisih sudah 15 tahun bekerja di Yordania, tepatnya sejak 2003. Ia tak bisa pulang ke Indonesia karena ditahan oleh majikannya.

Ia pun tak melapor ke KBRI karena diancam oleh sang majikan.

Keberadaan Sarisih yang tak diketahui di negeri orang itu, akhirnya terlacak berkat perjuangan sang anak.

Kendati demikian, bukan hal mudah bagi Ferdina untuk mengetahui keberadaan ibunya.

Ia sudah dua kali mendatangi Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung.

Baca: Tahun Depan Berniat Lamar Kekasih, TKI Meninggal Akibat Masuk Tempat Rendaman Besi Panas

Ferdina juga mendatangi pihak agen di Jakarta yang memberangkatkan ibunya. Namun, hasilnya nihil.

Tak patah arang, Ferdina meminta bantuan kepada Presiden Jokowi.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help