Wali Kota Metro: Saya Baru Tahu Belum Halal, Saya Minta Dinas Kesehatan Tunda Imunisasi MR

Saya baru tahu tadi pagi kalau vaksin belum memiliki sertifikasi halal MUI. Makanya saya panggil Ketua MUI Kota Metro

Wali Kota Metro: Saya Baru Tahu Belum Halal, Saya Minta Dinas Kesehatan Tunda Imunisasi MR
Tribunlampung/Perdi
Imunisasi 

METRO, TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pro dan kontra pemberian vaksin Measles Rubella (MR) kepada anak-anak terus bergulir.

Wali Kota Metro Achmad Pairin, memerintahkan Dinas Kesehatan setempat untuk menunda pemberian vaksin campak dan rubella tersebut sampai adanya sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Pairin mengatakan, alasan penundaan suntik vaksin MR karena belum mengantongi sertifikasi halal dari MUI.

Baca: MUI Lampung: Setop Imunisasi Campak MR, Vaksin Tak Jelas Kehalalannya Adalah Haram!

"Saya baru tahu tadi pagi kalau vaksin belum memiliki sertifikasi halal MUI. Makanya saya panggil Ketua MUI Kota Metro untuk membicarakanya. Saya juga minta Diskes untuk menunda pemberian vaksin sebelum keluar sertifikasi halal," kata Pairin, Kamis (2/8).

Pairin menuturkan, Diskes Metro sedianya memberikan vaksin MR kepada murid Sekolah dasar (SD) Muhammadiyah, Kamis kemarin.

Namun, karena belum memiliki sertifikasi halal, Pairin meminta agar kegiatan itu diubah menjadi sosialisasi.

"Iya (agenda vaksin MR di SD Muhammadiyah), makanya acara diubah menjadi sosialisasi saja," ujarnya.

Sekretaris Kota (Sekkot) Metro, Nasir AT, mengatakan, pemberian vaksin MR di Bumi Sai Wawai ditunda sembari menunggu informasi terbaru.

Baca: Bagaimana Islam Memandang Imunisasi?

Pihaknya juga sudah menyosialisasikan seputar vaksin tersebut.

"Kita buat menjadi sosialisasi bahaya penyakit campak dan rubella. Karena kami masih menunggu keputusan MUI pusat," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved