Pelajar Lampung Juara 3 AHM Best Student 2018

Yohanes dinilai mampu melihat peluang bisnis yang tidak hanya menguntungkan, namun memiliki dampak sosial positif bagi lingkungannya.

Pelajar Lampung Juara 3 AHM Best Student 2018
Istimewa
Pelajar Lampung Yohanes Ady Prabowo (kiri) menyabet juara 3 di ajang AHM Best Student (AHMBS) 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pelajar Lampung Yohanes Ady Prabowo berhasil menyabet juara 3 di ajang AHM Best Student (AHMBS) 2018. AHMBS merupakan ajang yang digelar PT Astra Honda Motor untuk menyeleksi generasi milenial yang semangat berwirausaha secara kreatif.

Seleksi final terhadap para wirausaha muda milenial peserta AHMBS 2018 diselenggarakan di Jakarta, Jumat, 3 Agustus 2018 lalu, dengan diikuti 26 peserta setingkat SMA secara nasional dari total 353 siswa dari 241 sekolah di Indonesia.

Melalui seleksi yang ketat, Yohanes lolos ke 6 besar mewakili PT Tunas Dwipa Matra. Pelajar SMA Negeri 1 Pasir Sakti, Lampung Timur ini berkesempatan mempresentasikan bisnisnya di depan dewan juri dari PT AHM dan tim PPM School of Management.

Baca: PT AHM Sabet 3 Penghargaan pada Ajang IPRA 2017

Yohanes dinilai mampu melihat peluang bisnis yang tidak hanya menguntungkan, namun memiliki dampak sosial positif bagi lingkungannya.

Bisnisnya bermula dari keprihatinan akan banyaknya limbah dari penebangan pohon pisang di wilayahnya. Dari situlah, Yohanes melihat peluang usaha pemanfaatan limbah dari batang pohon pisang yang dia beri nama kerupuk kriuk batapis.

Manajer Honda Customer Care Center TDM Nurhayati mengatakan, kompetisi AHMBS 2018 ini merupakan program corporate social responsibility (CSR) Honda yang rutin digelar setiap tahunnya untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada siswa berprestasi, khususnya di bidang akademis.

Baca: TDM Perkenalkan Motor Matik Pertama di Lampung, All New Honda PCX Hybrid

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memupuk semangat peduli pelajar Indonesia, khususnya di Lampung, untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

“Sesuai karakter anak muda terkini, para peserta kompetisi tahun ini didorong untuk memaksimalkan kreativitas dan pemanfaatan dunia digital dalam memajukan usahanya. Dalam kompetisi AHMBS ini, para peserta ditantang tidak hanya dari segi bisnis yang sudah dijalani, namun juga dari segi kemampuan memasarkan bisnisnya melalui sosial media," jelas Nurhayati dalam rilisnya, Senin, 6 Agustus 2018. (*) 

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved