VIDEO: Harapan Ofyar Setelah Terpilih Lagi Jadi Rektor Itera

Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti Jamal Wiwoho memastikan terpilihnya Ofyar dari tiga calon rektor Itera.

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Profesor Ofyar Zainuddin Tamin terpilih lagi sebagai rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera).

Suara Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir serta tujuh anggota Senat Itera mutlak memilihnya untuk memimpin Itera periode 2018-2022.

Usai terpilih, Ofyar mengutarakan harapan Itera menjadi pusat keunggulan ke depan. Mulai dari pusat energi berkelanjutan hingga pengembangan pembangunan dari sisi lingkungan.

"Berharap Itera menjadi center of excellence (pusat keunggulan)," kata Ofyar di Rektorat Itera, Selasa, 7 Agustus 2018.

Baca: Selamat, Ofyar Zainuddin Tamin Kembali Pimpin Kampus Itera

"Ini (harapan) masuk dalam 10 tahun percepatan Itera. Semua sivitas akademika bisa sama-sama mendukung demi kemajuan kampus ini," sambungnya.

Inspektur Jenderal Kemenristek Dikti Jamal Wiwoho memastikan terpilihnya Ofyar dari tiga calon rektor Itera. Dua calon rektor lainnya adalah Profesor Yazid Bindar dan Doktor Teuku A Sanny.

"Semua suara ada 11. Untuk menteri, suaranya 4 (35 persen). Sementara senat Itera, suaranya 7 (65 persen). Pak Ofyar mendapat suara full (penuh) mengungguli pesaingnya, yaitu Yazid Bindar dan Teuku A Sanny," ujar Jamal di depan gedung Rektorat Itera.

Baca: Inilah Enam Calon Rektor Itera

Dalam penentuan rektor Itera terpilih, Jamal mengungkapkan, Kemenristek Dikti mengadakan rapat untuk memastikan kinerja dan latar belakang tiga calon rektor. Menristek Dikti khususnya, jelas Jamal, turut mengecek rekam transaksi keuangan ketiganya.

"Jadi, antara senat dan menteri muncul suara yang utuh (memilih Ofyar). Tidak lain harapannya agar Itera lebih maju dan berkembang. Termasuk peningkatan mutu dan relevansinya agar kampus ini berdaya saing dengan perguruan tinggi lainnya," papar Jamal.

Adapun pelantikan Ofyar sebagai rektor Itera terpilih akan berlangsung di Jakarta. Namun, waktunya masih dalam pembahasan serta harus melihat jadwal pimpinan di Kemenristek Dikti. (*) 

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help