BREAKING NEWS LAMPUNG

Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Narkoba di Lapas Way Kanan

Polisi menduga ada orang lain yang juga terlibat dalam pusaran kasus ini.

Polisi Sebut Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Narkoba di Lapas Way Kanan
Istimewa
Aka, oknum petugas Lapas Way Kanan, diciduk karena kedapatan menjadi kurir narkoba. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Kasus peredaran narkoba di Lapas Kelas II B Way Kanan dipercaya tidak hanya melibatkan oknum pegawai lapas bernama Gris Aka Putra (30).

Polisi menduga ada orang lain yang juga terlibat dalam pusaran kasus ini.

Satuan Reserse Narkoba Polres Way Kanan meringkus pria yang biasa disapa Aka ini di lapas tempatnya bekerja, Selasa, 7 Agustus 2018 malam.

Warga Kampung Negeri Batin, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan itu diduga menjadi kurir narkoba.

“Sementara GAP mengakui sebagai pemilik barang haram tersebut. Namun, kami akan menuntaskan persoalan yang menjadi momok publik ini, apakah ada peredaran narkoba terselubung di dalam Lapas Way Kanan selama ini,” kata Kasat Narkoba Polres Way Kanan Iptu Dwi Atmo Yofi Wirabrata, Rabu, 8 Agustus 2018.

Baca: Lagi, Oknum Petugas Lapas di Lampung Diciduk karena Edarkan Narkoba

Penangkapan Aka berawal dari informasi adanya transaksi narkoba di Lapas Way Kanan.

Dalam pengintaian yang dipimpin Wakapolres Way Kanan Kompol Vicky Dzulkarnain, polisi melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi masuk ke dalam lapas. Polisi pun langsung melakukan penyergapan.

Saat digeledah, tersangka sempat membuang sebungkus kotak rokok yang diduga di dalamnya berisi sabu. Namun, ia dapat melepaskan diri dan kabur ke dalam lapas.

Setelah melakukan pencarian selama dua jam, polisi menangkap tersangka.

"Tersangka GAP kami ringkus sekitar pukul 22.00 WIB tanpa melakukan perlawanan,” ujar Dwi dalam ekspose di Mapolres Way Kanan, Rabu, 8 Agustus 2018.  

Baca: Babak Baru Kasus Narkoba di Lapas Kalianda, Istri Mantan Kalapas Gunawan Sutrisnadi Diperiksa

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti tiga bungkus plastik klip besar berisi sabu seberat 29,9 gram, selembar plastik klip ukuran besar, selembar kertas amplop warna putih, sebungkus kotak rokok Gudang Garam Surya 16, dan potongan lakban.

"Kita masih mencari tau barang ini mereka peroleh dari siapa dan akan diantarkan kepada siapa," tambah Dwi.

Tersangka akan dikenai pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 20 tahun penjara. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help