Rumput di Taman Merdeka Direncanakan Diganti dengan Jenis Sintetis

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengkaji untuk menggunakan rumput sistetis pada Taman Merdeka.

Rumput di Taman Merdeka Direncanakan Diganti dengan Jenis Sintetis

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO  - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengkaji untuk menggunakan rumput sistetis pada Taman Merdeka. Ini karena rumput di taman seluas 24.400 meter persegi tersebut kerap rusak.

"Rencana kita memakai rumput sintetis di taman. Tapi masih dikaji dulu dengan teman-teman asisten, staf ahli, dan lainnya. Kalau lebih bagus, ya kita anggarkan tahun depan," kata Wali Kota Metro Achmad Pairin usai meninjau Taman Merdeka, Rabu (8/8).

Baca: 500 Warga di Kota Pendidikan Metro Masuk Daftar Putus Sekolah

Baca: Wali Kota Metro: Saya Baru Tahu Belum Halal, Saya Minta Dinas Kesehatan Tunda Imunisasi MR

Ia menilai, tanaman di Taman Merdeka memang perlu perawatan. "Makanya ini kita evaluasi apa saja yang perlu. Misal perlu penyiraman tanaman, berarti harus ada peralatan penyiraman juga. Jadi harus dengan perencanaan yang matang," paparnya.

Terkait pedagang taman, Pairin mengaku, akan dilakukan penertiban pada September. "Awal September. Itu sudah ada tim dan sudah disosialisaikan juga kepada pedagang. Ada dua tempat relokasi. Di eks transmigrasi dan Nuwo Intan," ungkapnya.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot)  Nasir AT menilai, penertiban pedagang di Taman Merdeka Kota Metro selain melanggar aturan, karena taman merupakan salah satu ruang terbuka hijau.

Menurutnya, relokasi pedagang di Taman Merdeka sudah dilakukan dengan kajian yang matang. "Jadi bukan mengusir. Tujuannya hanya menegakkan Perda. Bahwa area taman itu jelas adalah ruang terbuka hijau yang merupakan kesatuan dengan Masjid Taqwa," paparnya.

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved