BREAKING NEWS LAMPUNG

2 Kali Terbakar, Pedagang Pasar Pulung Kencana Rugi Ratusan Juta Rupiah

Iwan, pedagang Pasar Pulung Kencana, mengalami kerugian ratusan juta rupiah karena dua kali barang dagangannya ludes terbakar.

2 Kali Terbakar, Pedagang Pasar Pulung Kencana Rugi Ratusan Juta Rupiah
Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen
Petugas damkar memadamkan api yang membakar kios di Pasar Pulung Kencana, Kamis, 9 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Kebakaran yang melanda Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, Kamis, 9 Agustus 2018, merupakan kali kedua. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada Senin, 7 Mei 2018 malam.

Pada kebakaran pertama, api menghanguskan 94 kios. Kerugian mencapai Rp 1,7 miliar.

Sementara kebakaran kedua melalap bangunan kios yang menghadap jalan protokol ruas jalan simpang PU-Panaragan Jaya. Sejumlah toko yang terbakar di antaranya toko bangunan, kelontongan, pecah belah, elektronik, pakaian, toko emas, dan pakaian, dan satu bangunan hamparan di belakangnya.

Baca: Pasar Pulung Kencana Terbakar, 5 Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Baca: Lagi, Pasar Pulung Kencana Tubaba Terbakar

Iwan, pedagang Pasar Pulung Kencana, mengalami kerugian ratusan juta rupiah karena dua kali barang dagangannya ludes terbakar.

"Kebakaran pertama, saya merugi sekitar Rp 200-an juta. Kali ini saya merugi Rp 100-an juta. Semua modal sendiri. Bantuan dari pemkab pada musibah kemarin saya dapat Rp 2 juta. Mau pinjam ke bank ternyata harus pakai agunan," tutur Iwan.

Iwan tidak bisa berbuat banyak. Saat kebakaran terjadi, ia sudah pulang. Ketika mendapat informasi kebakaran, Iwan langsung datang ke lokasi. Ternyata api di kiosnya sudah membesar dan menyambar pakaian dagangannya.

"Saya sampai di lokasi api sangat besar, dan asap mengepul hitam dari bangunan kios bagian depan. Kami sudah tidak berani mendekati barang dagangan yang berada di bangunan berupa hamparan," terangnya. (*)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help