BREAKING NEWS LAMPUNG

Pasar Pulung Kencana Terbakar, 5 Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Dari lima unit damkar itu, tiga di antaranya dari Pemkab Tubaba dan dua lainnya dari Pemkab Tuba.

Pasar Pulung Kencana Terbakar, 5 Damkar Berjibaku Jinakkan Api
Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen
Petugas damkar memadamkan api di Pasar Pulung Kencana yang terbakar, Kamis, 9 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api yang melalap kios di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, Kamis, 9 Agustus 2018 petang.

Dari lima unit damkar itu, tiga di antaranya dari Pemkab Tubaba dan dua lainnya dari Pemkab Tuba.

Pantauan Tribunlampung.co.id di lokasi, puluhan petugas damkar berjibaku menjinakkan sisa api yang melalap TPS kios Pasar Pulung Kencana.

Petugas damkar memadamkan api di Pasar Pulung Kencana yang terbakar, Kamis, 9 Agustus 2018.
Petugas damkar memadamkan api di Pasar Pulung Kencana yang terbakar, Kamis, 9 Agustus 2018. (Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen)

Kios yang terbakar berupa berbahan rangka baja. Sementara dindingnya dilapisi tripleks.

Namun, belum diketahui persis jumlah kios yang terbakar.

Baca: Lagi, Pasar Pulung Kencana Tubaba Terbakar

Baca: Sempat Terdengar Suara Ledakan Sebelum Api Berkobar di Pasar Pulung Kencana

Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat kembali terbakar untuk kali kedua.

Informasi yang dihimpun Tribunlampung.co.id, kebakaran di tempat penampungan sementara (TPS) Pasar Pulung Kencana itu terjadi Kamis, 9 Agustus 2018 sekitar pukul 16.00 WIB.

Ari, warga Tubaba, menyebut, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. "Api keluar dari atas. Sepertinya karena korsleting listrik," terang Ari.

Percikan api dengan cepat merambat ke kios-kios penampungan yang berbahan kayu. Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku memadamkan api. (*)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help