Pilpres 2019

VIDEO CONTENT: Jokowi-Ma’ruf vs Prabowo-Sandiaga

Deklarasi capres-cawapres ini merupakan kejutan politik jelang menit-menit akhir pendaftaran Pilpres yang berakhir pada hari ini, Jumat (10/8).

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Teka-teki sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo dan Prabowo Subianto akhirnya terjawab pada Kamis (9/8) malam.

Jokowi mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Sedangkan Prabowo menggandeng Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Deklarasi capres-cawapres ini merupakan kejutan politik jelang menit-menit akhir pendaftaran Pilpres yang berakhir pada hari ini, Jumat (10/8).

Pasalnya, sosok cawapres yang santer disebut di kubu Jokowi adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Bahkan, Mahfud sudah menjahit baju kebesaran Jokowi, yakni kemeja berwarna putih.

Sedangkan di kubu Prabowo, nama Sandiaga tiba-tiba mencuat pada Rabu (8/8) malam, dan diwarnai ketegangan dengan Partai Demokrat.

Baca: Jokowi Minta Pendapat 2.500 Orang Sebelum Tetapkan Maruf Amin sebagai Cawapres

Hingga deklarasi Prabowo-Sandi, pukul 23.30 WIB, Partai Demokrat belum menentukan sikap di Pilpres 2019 ini.

Keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin diumumkan dalam konferensi pers usai bertemu ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik pendukungnya di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis petang.

"Saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan dari partai-partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi sebagai calon wakil presiden adalah Profesor Kiai Haji Ma'ruf Amin," ujar Jokowi, Kamis.

Menurut Jokowi, keputusan ini telah ditandatangani oleh sembilan ketua umum dari partai politik pendukungnya.

Jokowi mengaku melakukan perenungan mendalam sebelum dirinya memutuskan memilih Ma'ruf sebagai pendampingnya dalam Pilpres 2019. Namun, ia tidak menyebut berapa lama melakukan perenungan hingga akhirnya memilih Ma'ruf.

Halaman
123
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help