Nissa Sabyan Cemaskan 'Penyakit' Saat Karier Band Sabyan Gambus Sedang Meroket

Nissa Sabyan Cemaskan 'Penyakit' Ini Saat Karir Band Sabyan Gambus Sedang Meroket

Nissa Sabyan Cemaskan 'Penyakit' Saat Karier Band Sabyan Gambus Sedang Meroket
Nissa Sabyan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Karir band Sabyan Gambus tengah meroket.

Grup musik yang membawakan lagu bersyair selawat itu melejit setelah meng-cover lagu Ya Habibal Qolbi.

Video yang mereka unggah di Youtube ditonton jutaan penonton.

Beberapa lagu yang populer, semisal lagu Deen Assalam ditonton sekira 119 miliar penonton, lagu Atouna El Toufoule yang baru dirilis pada minggu lalu sudah ditonton 7,2 miliar penonton.

Popularitas yang diraih oleh Sabyan Gambus tidak lepas dari peran vokalisnya, Nissa Sabyan.

Gadis berparas cantik dan bersuara merdu itu, mengaku memiliki ketakutan atas ketenaran grupnya.

"Ya, satu di antaranya yang kami takutkan itu star syndrome," ujar Nissa Sabyan, di Kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (10/8/2018), dikutip dari Tribunnews.

Saking khawatirnya dengan star syndrome, Nissa meminta kepada penggemar untuk mengingatkannya.

Nissa meminta ditegur jika sudah terlihat gejala star syndrome pada dirinya.

 

Hal tersebut juga berlaku untuk personel Sabyan Gambus lainnya.

"Misalkan kami sombong, cubit. Eh, jangan cubit deh. Tegur kami kalau sombong, Insya Allah introspeksi," katanya.

Meski begitu, Nissa tetap merasa bersyukur dengan pencapaiannya.

Tarif Sabyan Gambus

Dalam acara Hitam Putih episode 1 Juni 2018, keyboardis Sabyan Gambus, Ayus, menjelaskan bahwa ia dan grupnya hampir setiap hari manggung.

Saking padatnya jadwal, ia sampai tidak ingat jumlah penampilan Sabyan Gambus dalam satu bulan.

 

Menurutnya, ia dan rekan yang lain hanya istirahat satu hingga dua hari dalam seminggu. Jadi, dapat dibayangkan betapa padatnya jadwal mereka, kan?

Iyus mengatakan, seiring naiknya ketenaran Sabyan Gambus, tarif pun ikut bertambah.

"Masih kisaran Rp 30 (juta) sampai Rp 40 (juta)," kata Iyus.

Angka yang cukup fantastis bukan?

Padahal, kata Iyus, sebelum setenar sekarang, Sabyan Gambus hanya bertarif sekitar Rp 3 jutaan.

Dalam kesempatan berbeda, seorang personel Sabyan Gambus, Tebe mengungkapkan bahwa tarif grupnya tidaklah kaku.

Melansir dari Bangka Pos, Tebe menjelaskan, ada alasan-alasan tertentu yang bisa mengubah tarif Sabyan Gambus.

Satu di antaranya adalah lokasi dan bentuk acara dari pihak yang mengundang.

Selain itu, tarif Sabyan Gambus bisa berubah untuk kegiatan sosial atau amal.

Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help