Pilgub Lampung 2018

Anggota KPU Sholihin: Bank Mandiri Bukan Beri Bonus, Tapi Bantuan Operasional

Komisioner KPU Lampung Sholihin berdalih tidak ada bonus yang diberikan dari pihak Bank Mandiri kepada personal komisioner KPU Lampung.

Anggota KPU Sholihin: Bank Mandiri Bukan Beri Bonus, Tapi Bantuan Operasional
Istimewa
Sholihin, komisioner KPU Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Komisioner KPU Lampung Sholihin berdalih tidak ada bonus yang diberikan dari pihak Bank Mandiri kepada personal komisioner KPU Lampung. Sholihin juga merasa keberatan dengan sebutan bonus dalam beberapa pemberitaan terkait penyimpanan dana pilgub di Bank Mandiri oleh KPU.

Baca: Mandiri-Damri Launching Mandiri e-money Untuk Pembelian Tiket Bus Damri

Baca: Minhairin: Dikemanakan Bunga Simpanan Anggaran Pilgub Lampung?

"Bahasa bonus kurang pas. Bonus itu kesannya lebih tendensius seperti keuntungan untuk diri pribadi. Yang pas itu ada bantuan kendaraan operasional untuk sarana dukungan tahapan pilkada. Pertimbangan lain adalah dukungan asuransi untuk penyelenggara adhock se-Lampung, ada jaminan kesanggupan penyaluran honor penyelenggara adhock kita (KPU) melalui rekening oleh Bank Mandiri," kata Sholihin.

Pertimbangan itu yang membuat KPU memutuskan menyimpan dana pilgub KPU di Bank Mandiri.

"Ini pertimbangan kita kenapa memilih BUMN Bank Mandiri. Karena pemilu-pemilu sebelumnya banyak kejadian kecelakaan atau musibah, tetapi KPU tidak bisa meng-kaver asuransinya. Bank Mandiri sanggup menanggung asuransi seluruh penyelenggara addhock se-Lampung sampai selesainya tahapan Pilgub Lampung," ujarnya. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved