Berwisata ke Raja Ampat Mini di Teluk Lampung, Ombak Menjadi Tantangan

Pulau tersebut pun dijuluki Raja Ampat mini di Teluk Lampung karena kemiripannya dengan Raja Ampat di Papua

Berwisata ke Raja Ampat Mini di Teluk Lampung, Ombak Menjadi Tantangan
TRIBUN LAMPUNG/teguh prasetyo
Raja Ampat mini di Teluk Lampung. 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTAAGUNG - Menyerupai Pulau Wayag di Raja Ampat, Papua, Pulau Wayang atau Pulau Kamintara di Teluk Lampung sempat viral di Instagram.
Pulau tersebut pun dijuluki Raja Ampat mini di Teluk Lampung karena kemiripannya dengan Raja Ampat di Papua, namun dengan luasan pulau yang lebih kecil.
Pulau Wayang yang berdekatan dengan daerah Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, secara administratif, berada di Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Keindahan Pulau Wayang, atau yang juga oleh masyarakat setempat kerap disebut dengan nama Pulau Botak, sangat luar biasa.
Wartawan Tribunlampung.co.id bersama Lemes Traveler mengunjungi Raja Ampat mini di Teluk Lampung beberapa waktu lalu.
Kini, pulau tersebut telah menjadi primadona wisata di daerah Teluk Lampung, setelah Pulau Pahawang dan Tanjung Putus.
Sayangnya, pengunjung tidak bisa setiap saat menikmati keindahan Pulau Wayang.
Raja Ampat mini di Teluk Lampung.
Raja Ampat mini di Teluk Lampung. (TRIBUN LAMPUNG/teguh prasetyo)
Hal itu terjadi apabila gelombang tinggi melanda.
Para nelayan setempat mengaku tidak berani mengantar wisatawan untuk mengunjungi Pulau Wayang.
"Ngeri ombaknya besar," kata seorang nelayan di Pelabuhan Ketapang, Yusuf, Minggu (29/7/2018).
Yusuf mengaku kerap mengantar wisatawan yang hendak ke Pulau Wayang.
Bila disaksikan dari atas perahu di tengah lautan, Raja Ampat mini di Teluk Lampung memang terlihat sangat indah.
Wujud empat pulau berupa bebatuan menyerupai gunung, yang menyembul di tengah lautan dan terpisah satu dengan yang lainnya itu, sangat terlihat.
Di sekeliling empat pulau berukuran besar itu, terdapat banyak bebatuan runcing berukuran lebih kecil yang tersebar di lautan.
Di beberapa bagian atas pulau, terdapat pepohonan hijau.
Pepohonan itu tidak tersebar merata.
Sehingga, bentuk pulaunya terlihat menyerupai Pulau Wayag yang ada di Raja Ampat Papua, yang juga ditumbuhi pepohonan hijau.
Raja Ampat mini di Teluk Lampung.
Raja Ampat mini di Teluk Lampung. (TRIBUN LAMPUNG/teguh prasetyo)
Pulau Wayang tidak berpenghuni dan sangat jarang dikunjungi warga setempat.
Meski ada beberapa orang yang pernah ke sana, keterampilan panjat tebing yang mumpuni, dibutuhkan.
Apalagi, ketinggian ombak yang membentur dinding tebing Pulau Wayang bisa mencapai dua meter.
Tentu saja, itu sangat membutuhkan ekstra kehati-hatian.
Bahkan, tidak semua perahu bisa mendekati pulau.
Karena bila salah perhitungan, hal itu bisa menyebabkan perahu pecah akibat terpaan gelombang, yang mengantam tebing pulau.
Makanya untuk mengabadikan keindahan Pulau Wayang atau Raja Ampat mini di Teluk Lampung, hanya bisa dilakukan dari kejauhan, tepatnya dari atas perahu yang mengapung di lautan.
Itulah sensasi yang ditawarkan saat mengunjungi Pulau Wayang.
Bagaimana bisa menjaga kestabilan badan, untuk berfoto dengan latar Pulau Wayang di kejauhan, dengan ombak yang lumayan besar.
Luar biasa deg-degannya.
Perjalanan 2,5 Jam
Perjalanan dari Pelabuhan Ketapang menuju Pulau Wayang membutuhkan waktu sekitar 2 jam-2,5 jam menggunakan perahu.
Perahu yang digunakan adalah perahu kayu bermesin, dengan jumlah penumpang maksimal 10 orang.
Apabila menggunakan perahu cepat atau speedboat, waktu tempuh yang dibutuhkan kurang dari satu jam.
Speedboat bisa menampung maksimal enam orang.
Seorang wisatawan, Andre yang merupakan mahasiswa asal Yogyakarta, mengatakan, ia sengaja berwisata ke Pulau Wayang bersama kekasihnya, yang berasal dari Kalimantan.
Andre mengaku penasaran dengan Pulau Wayang.
"Kalau dilihat dari foto-foto (Instagram) memang mirip Raja Ampat. Makanya, penasaran banget. Pulaunya besar sekali dan sangat megah," ujarnya.
Menurut dia, perjalanan laut yang lebih dari dua jam terbalas, begitu sampai Pulau Wayang.
"Pokoknya, begitu sampai ya bengong aja, lumayan besar juga pulaunya. Beda sama foto yang terlihat tak begitu besar. Sayangnya, kita nggak bisa mendekat karena ombaknya sangat tinggi," imbuh Andre.
Bisa Diakses via Darat
Umumnya, wisatawan yang menjadikan Pulau Wayang sebagai destinasi tambahan.
Karena rata-rata, wisatawan juga mampir ke pulau lainnya di Teluk Lampung, yang sudah lebih dikenal sebelumnya, semisal Pulau Tanjung Putus, Pahawang, Kelagian Lunik, Balak, dan Pulau Loh.
Bagi wisatawan yang ingin mengeksplore Pulau Wayang atau Raja Ampat mini di Teluk Lampung via darat, hal itu bisa melalui daerah Bawang, Punduh Pidada.
Namun, akses jalannya masih sangat sulit, dan baru bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua.
Estimasi waktu dari Bandar Lampung sekitar 4 jam-5 jam.
Raja Ampat mini di Teluk Lampung dapat dilihat dari bibir pantai. (teguh prasetyo)
--> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video
Penulis: teguh_prasetyo
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help