Sutarni Baru Sadar KWH Listrik di SDN 1 Tuba Barat Dicuri Saat Hendak Hidupkan Dispenser

Polsek Gunung Agung berhasil mengungkap aksi pencurian KWH Listrik milik salah satu SD Negeri di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Sutarni Baru Sadar KWH Listrik di SDN 1 Tuba Barat Dicuri Saat Hendak Hidupkan Dispenser
Tribunlampung/Endra
Barang bukti KWH Listrik merk MELCOINDA token 56602273916. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Polsek Gunung Agung berhasil mengungkap aksi pencurian KWH Listrik milik salah satu SD Negeri di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Polisi mengamankan satu tersangka yang bernama Joni Hendra (19), yang merupakan warga Tiyuh Terang Mulya, Kecamatan Gunung Terang, Tubaba.

Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya, Jumat (31/08) dini hari sekitar pukul 03.00 wib.

Baca: Stop Kebiasaan Mengorek Kuping Pakai Cotton Bud, Ini Dampak Buruknya

Penangkapan berawal adanya laporan dari Dian Permata (21), guru honorer, warga Tiyuh Terang Mulya.

Ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 07 / I / 2017 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Gunter, tanggal 06 Januari 2017 dengan kerugian KWH Listrik merk MELCOINDA yang ditaksir seharga Rp 4 Juta.

Baca: Drawing Fase Grup Liga Champions 2019, Grup B disebut-sebut Grup Neraka

Aksi kejahatan yang dilakukan pelaku baru diketahui oleh Sutarni (39), saat akan menghidupkan dispenser air pada hari Rabu tanggal 4 Januari 2017 lalu di salah satu SD Negeri yang ada di Tiyuh Terang Mulya.

"Karena dispenser tidak menyala, saksi lalu mengecek KWH listrik dan ternyata sudah hilang,” terang AKP Tri Handoko, Jumat pagi.

Kapolsek menambahkan, berkat kerja keras dan keuletan personel dilapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap saat sedang berada di rumahnya tanpa perlawanan.

Turut diamankan barang bukti KWH Listrik merk MELCOINDA token 56602273916.

“Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Gunung Agung dan akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP tentang pencurian. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun," tandas Tri Handoko. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved