Klarifikasi ke Partai, KPU Pesawaran Rahasiakan Pleno Soal Bacaleg Eks Napi Korupsi

KPU Pesawaran mengaku sudah klarifikasi kepada PKB dan PDI-P, terkait dua caleg mereka yang diduga mantan terpidana perkara korupsi.

Klarifikasi ke Partai, KPU Pesawaran Rahasiakan Pleno Soal Bacaleg Eks Napi Korupsi
logo KPU 

Laporan Reporter Tribun Lampung Beni Yulianto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - KPU Pesawaran mengaku sudah klarifikasi kepada PKB dan PDI-P, terkait dua caleg mereka yang diduga mantan terpidana perkara korupsi. Namun, pihak KPU belum mengungkapkan hasil  pleno mereka kepada awak media.

“Jadi kita sudah dapat tanggapan dari partai masing-masing, dan sudah kita rapatkan dengan komisioner KPU lainnya, tetapi nanti penyampaiannya setelah DCT (apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat). Jika dinyatakan MS sampai dengan calon tetap, jika tidak, akan ada penyampaian ke parpol apakah akan diganti atau ada sengketa di Bawaslu,” kata Ketua KPU Aminudin, Selasa 4 September 2018.

Baca: Lolos DCS, 2 Caleg Pesawaran Diduga Eks Koruptor Melenggang

Baca: Berani Langgar Lalu Lintas di Pesawaran, Anak Sekolah Bakal Tak Naik Kelas

Menurut dia, hasil klarifikasi disampaikan parpol yang bersangkutan sudah melayangkan jawaban melalui surat tertulis. “Kalau kami mengklarifikasi itu, kemudian mereka membuat jawaban dari surat yang kami sampaikan, mereka menyampaikan melalui surat. Terkait apa yang disampaikan, MS atau TMS itu nanti,” kata dia.

Menurut dia, KPU berkewajiban menyampaikan hasil klarifikasi hanya kepada partai. Disinggung soal  KPU Lampung yang sebelumnya menyampaikan tiga bacaleg TMS ke media sebelum pengumuman DCT,  Aminudin mengatakan ia harus berkonsultasi dengan komisioner KPU Pesawaran lainnya.

“Nanti saya tanyakan dengan teman-teman yang lain, saya memang ketua, tetapi dalam pengambiilan keputusan tidak bisa sendiri. Kalau KPU Lampung mungkin ada pertimbangan sendiri. Kalau dalam tahapan itu yang  TMS kita sampaikan kepada parpol apakah mengganti atau tidak. Kalau MS maka kami tidak sampaikan ke partai,” ungkapnya.

Dua caleg berdasarkan laporan masyarakat dalam Daftar Calon Sementara (DCS) di Pesawaran terindikasi eks narapidana korupsi. Keduanya kini melenggang lolos dalam DCS Pesawaran.

Adapun dua bacaleg ini berinisial HI, terdakwa kasus dugaan korupsi kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2014 dan telah divonis satu tahun penjara hakim Tipikor Tanjungkarang.  HI merupakan Bacaleg Pesawaran dari PDI-P.

Bacaleg kedua adalah UE, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Lampung Timur (Lamtim). UE dinyatakan terbukti bersalah karena korupsi oleh majelis hakim ketua Mansyur, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis 20 Juli 2017 lalu. (ben)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: Beni Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved