Gara-gara Dana Bagi Hasil, Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Batal Digelar

Ia mengungkapkan, dana bagi hasil pajak ini menjadi Rp 99 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 83 miliar.

Gara-gara Dana Bagi Hasil, Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Batal Digelar
Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran batal digelar, Rabu (5/9). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRSAWARAN - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesawaran mengenai Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan 2018 batal digelar, Rabu (5/9).

Wakil Ketua DPRD Pesawaran Rifanzi mengungkapkan, rapat paripurna tersebut terpaksa ditunda karena berkaitan dana bagi hasil dari Pemprov Lampung belum juga masuk ke kas daerah Kabupaten Pesawaran.

Ia mengungkapkan, dana bagi hasil pajak ini menjadi Rp 99 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 83 miliar.

Sehingga ada penambahan Rp 16 miliar.

Akan tetapi, kata Rifanzi, eksekutif juga belum bisa memastikan bila dana tersebut bisa terealisasi di 2018 ini.

"Kita minta eksekutif ke provinsi, supaya memberikan tertulis terkait dana bagi hasil sesuai dengan yang disampaikan itu," ujar Rifanzi kepada awak media di ruangannya.

Baca: Usai Terima Dana Bagi Hasil, Pemkot Langsung Lunasi Utang Jamkeskot di Rumah Sakit

Baca: Polemik Dana Bagi Hasil, Herman: Silakan Bangun Lampung tapi Jangan Pakai Hak Orang Lain

Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa memastikan pihaknya tengah berupaya mempersiapkan terkait keperluan paripurna itu.

"Ini kami sedang rapat untuk mempersiapkan," ujarnya.

Diketahui bahwa rapat paripurna tersebut telah masuk ke dalam agenda Pemkab Pesawaran, Rabu (5/9) pukul 09.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved