Lewat dari September, Imunisasi Rubella Harus Bayar
Lewat dari itu, jika minta imuisasi harus membayar. Sebab, di Malaysia saja biayanya mencapai Rp 500 ribu.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas Kesehatan Tanggamus mengaku sampai saat ini masih sepuluh sekolah yang minta penundaan imunisasi rubella.
Menurut Kadiskes Tanggamus Sukisno, pihaknya masih membuka kesempatan bagi sepuluh sekolah agar siswanya bisa diimunisasi. Itu dibuka sampai akhir September ini. Nanti sekolah yang minta atau puskesmas yang minta.
"Bisa juga siswanya atas nama pribadi yang minta. Siswa bisa datangi puskesmas setempat, tapi harus berkelompok. Sebab, satu botol vaksin untuk delapan orang. Sayang saja jika botol dibuka tapi hanya untuk satu orang," kata Sukisno, Rabu, 5 September 2018.
Baca: Diskes Tanggamus Teruskan Imunisasi Rubella
Baca: 36.425 Anak di Tanggamus sudah Diimunisasi Rubella
Ia menambahkan, permintaan siswa untuk imunisasi selain di puskesmas, bisa juga minta ke posyandu terdekat. Sebab, sekarang sedang masa imunisasi di posyandu.
Imunisasi tersebut gratis karena sampai akhir September masih dibiayai negara. Lewat dari itu, jika minta imuisasi harus membayar. Sebab, di Malaysia saja biayanya mencapai Rp 500 ribu. (*)
---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video