Berita Bandar Lampung

VIDEO - Cedera Lutut Tak Halangi Mahasiswa UIN Sabet Emas Kejuaraan Pencak Silat Asia Tenggara

Ia harus mengalahkan rasa sakit pada kakinya. Amar mengaku lutut kirinya bergeser. Sementara paha kanannya keseleo.

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG - Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menorehkan prestasi membanggakan. 

Satu medali emas dan satu medali perak dibawa pulang dari ajang ASEAN Pencak Silat Championship for University Student di Universitas Riau (Unri) pada 6-9 September 2018.

Amar Cahyadi dari prodi perbankan syariah menyabet medali emas. Sementara Arma Veronica dari prodi komunikasi penyiaran Islam meraih perak. 

"Aku sangat senang dapat medali ini. Aku persembahkan untuk UIN Raden Intan, Lampung, dan Indonesia," kata Amar yang saat dihubungi Tribun Lampung masih berada di Unri, Senin, 10 September 2018.

Baca: 2 Atletnya Raih Medali, Ini Kata Pelatih UKM Pencak Silat UIN Raden Intan

Baca: Inilah 5 Fakta Menarik Pencak Silat di Asian Games 2018

Amar tidak menyangka kerja kerasnya berlatih di Perguruan Tapak Suci UIN Raden Intan bisa membuahkan hasil maksimal. 

Apalagi kejuaraan ini diikuti para peserta dari berbagai negara se-Asia Tenggara.

Perjuangan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Ahmad Ansyori dan Wiwik Suyanti ini meraih emas tidaklah mudah.

Ia harus mengalahkan rasa sakit pada kakinya. Amar mengaku lutut kirinya bergeser. Sementara paha kanannya keseleo.

“Sebelum mengikuti kejuaraan ini, memang lutut dan paha saya cedera. Tetapi, untungnya begitu berada di dalam gelanggang, rasa sakit itu langsung sirna,” katanya. (*)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved