Public Service

Hukum Salat Jumat di Aula Sekolah

Saya mau tanya sahkah salat jumat jika dilaksanakan di ruang aula, seperti di sekolah yang belum memiliki bangunan masjid.

Hukum Salat Jumat di Aula Sekolah
Tribun Lampung/Perdiansyah
ILUSTRASI 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - KEPADA Yth MUI Lampung. Saya mau tanya sahkah salat jumat jika dilaksanakan di ruang aula, seperti di sekolah yang belum memiliki bangunan masjid. Mohon penjelasannya, terimakasih.

Baca: MUI Lamsel Beri Alasan Mengapa Vaksin MR Mubah Meski Mengandung Unsur Babi

Pengirim: +6285779854xxx

Boleh Asalkan Berada di Pemukiman Penduduk

KAMI terangkan dalam Madzhab Syafi'i dijelaskan, secara umum dalam mendirikan salat Jumat harus memiliki enam syarat. Pertama, salat Jumat dan kedua kutbahnya dilakukan di waktu zhuhur.

Baca: Hukum Melaksanakan Salat Jumat, tapi Pagi Hari Sudah Menunaikan Salat Idul Fitri

Kedua, dilaksanakan di area pemukiman warga. Tempat pelaksanaan Jumat tidak disyaratkan berupa bangunan, atau masjid. Boleh dilaksanakan di lapangan atau aula dengan catatan masih dalam batas pemukiman warga.

Syekh Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali mengatakan: "Jumat tidak disyaratkan dilakukan di surau atau masjid, bahkan boleh di tanah lapang apabila masih tergolong bagian daerah pemukiman warga." (al-Wasith, juz.2, hal.263).

Ketiga, rakaat pertama Jumat harus dilaksanakan secara berjamaah. Keempat, jamaah salat Jumat adalah orang-orang yang wajib menjalankan Jumat. Kelima, tidak didahului atau berbarengan dengan Jumat lain dalam satu desa. Dalam artian pada satu daerah, salat Jumat hanya boleh dilakukan satu kali.

Hal ini bila tidak ada kebutuhan yang menuntut untuk dilaksanakan dua kali. Bila terdapat hajat, seperti kedua tempat pelaksanaan terlampau jauh, sulitnya mengumpulkan jamaah Jumat dalam satu tempat karena kapasitas tempat tidak memadai, ketegangan antar kelompok dan lain sebagainya, maka kedua Jumatan tersebut sah, baik yang pertama maupun yang terakhir. Keenam, didahului kedua khutbah.

Dari keterangan di atas bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwa:

1. Mendirikan jumatan di tanah lapang atau aula diperbolehkan dengan syarat berada di pemukiman penduduk dan tidak menyebabkan terjadinya jumatan dua kali dalam satu desa.

2. Di perbolehkan mendirikan jumatan dalam satu desa lebih dari satu dengan syarat seperti di atas.?

KH. MUNAWIR
Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help