Tribun Bandar Lampung

Arbitrase, Cara Alternatif Menyelesaikan Sengketa Pelaku Bisnis dengan Efesien

Arbitrase dianggap lebih baik dalam menyelesaikan suatu sengketa atau perselisihan antar pelaku bisnis karena lebih efisiensi waktu dan biaya.

Arbitrase, Cara Alternatif Menyelesaikan Sengketa Pelaku Bisnis dengan Efesien
Tribunlampung/Hanif
BANI dialog bersama pelaku usaha di Sapta Consultant Bandar Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Arbitrase dianggap lebih baik dalam menyelesaikan suatu sengketa atau perselisihan antar pelaku bisnis karena lebih efisiensi waktu dan biaya, dibandingkan melalui jalur peradilan umum.

Hal ini diungkapkan oleh Joni Emerzon arbiter dari Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) dalam dialog bersama pelaku usaha di Sapta Consultant Bandar Lampung dengan tema Arbitrase sebagai Ranah Penyelesaian Perselisihan bagi Pelaku Bisnis yang Beriktikad Baik dan Bertanggung Jawab.

Baca: Pelayanan SIM Keliling Jumat 14 September 2018 Dijadwalkan Mangkal di Dua Lokasi

Arbitrase sendiri ialah salah satu alternatif cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa.

Joni pun melanjutkan, dalam pola Arbitrase ada win solution dalam memecahkan sebuah perselisihan bisnis sehingga lebih efesien.

Baca: Bagaimana Cuaca Lampung di Hari Jumat Ini? Simak Prakiraan dari BMKG

"Jadi ada rasa kebersamaan dalam penyelesaian sengketa dan saling menguntungkan, itu yang diutamakan. Penyelesaiannya pun tertutup dan hanya para pihak bersengketa yang tahu, jadi lebih privet," ungkap Joni, Kamis 13 September 2018.

Joni mengakui selama ini cara arbitrase belum banyak dalam menyelesaikan perselisihan sengketa bagi pebisnis.

"Meski demikian sepuluh tahun terakhir ada tren penggunaan cara arbitrase, hal ini ditunjukkan lebih dari 1.300 perkara yang sudah ditangani BANI, itupun belum lembaga lain," tutur Joni.

Sementara itu, arbiter BANI Saptarini menuturkan para pengusaha yang hendak menyelesaikan sengketa melalui jalur arbitrase agar bisa berkonsultasi dari awal agar tidak salah mencantumkan klausal.

"Kunci penyelesaian sengketa arbitrase adalah itikad baik dan hanya pengusaha yang beritikad baik yang bakal sukses," tandanya.

Selain kedua pembicara tersebut, dalam Dialog ini turut hadir dua arbiter lainnya yakni Agus G. Kartasasmita, dan Bambang Hariyanto.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved