Tribun Bandar Lampung

Soal Garam Tanpa Izin Edar, BBPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Polda

BPOM Bandar Lampung saat ini tengah berkoordinasi dengan Polda Lampung terkait penemuan garam tanpa izin edar BPOM RI.

Soal Garam Tanpa Izin Edar, BBPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Polda

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung saat ini tengah berkoordinasi dengan Polda Lampung terkait penemuan garam tanpa izin edar BPOM RI.

Kepala BPOM Perwakilan Lampung Syamsuliani menuturkan, koordinasi ini berupa penunjukan salah satu pegawai BPOM untuk menjadi saksi ahli.

Baca: BBPOM Razia Mal di Lampung, 4 Ribu Kosmetik Ilegal Disita

"Ya polda meminta salah satu menjadi saksi ahli terkait persoalan garam tanpa izin edar," ungkapnya, Jumat 14 September 2018.

Baca: Bantah Pabrik Garam Ilegal Berhenti Operasi, Polda Lampung Beberkan Bukti-bukti

Terkait soal kasus UD Tiga Permata, Syamsuliani mengakui pihaknya telah mengecek gudang milik Ariyanto (47).

"Ya sekitar tiga mingguan lalu, jadi kami datangi untuk pengecekan, dan kami minta untuk tutup sementara untuk melengkapi kepengurusan surat, karena belum ada izin edarnya," tuturnya.

Syamsuliani pun mengaku setidaknya mengamankan 500 pak garam yang dibawa.

"Kami cuma bawa segitu buat kami amankan, jadi sisanya masih di sana," tukasnya.

Namun ternyata, lanjutnya, Ariyonto masih membandel dengan masih mengedarkan garam.

"Padahal sudah kami minta untuk tutup, tapi malah tetap beroperasi, malah dua minggu kemudian didatangi polisi," tukasnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved