Terlibat Narkoba, Dua Honorer Dinas Perhubungan Lampung Utara Dipecat

Terlibat Narkoba, Dua Pegawai Honorer Dinas Perhubungan Lampung Utara Dipecat

Terlibat Narkoba, Dua Honorer Dinas Perhubungan Lampung Utara Dipecat
Tribun Lampung
Sebanyak 30 orang pegawai negeri sipil (PNS) dan 34 orang tenaga honorer di Dinas Perhubungan Lampung Utara, menandatangani pakta integritas, Jumat (14/9). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Dalam dua tahun terakhir ini, dua pegawai honorer Dinas Perhubungan Lampung Utara dipecat karena terlibat narkoba.

"Setahun yang lalu sanksi pemecatan anggota honorer yang terlibat narkoba, dan satu anggota di tahun ini yang juga terlibat narkoba langsung diberhentikan,"terang Kepala Dinas Perhubungan Lampung Utara, Basirun Ali, Jumat (14/9).

Baca: Kapok Ditembak Polisi, Mantan Begal di Lampung Utara Malah Alih Profesi Jadi Bandar Narkoba

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran serupa, Dinas Perhubungan Lampung Utara melaksanakan acara penandatanganan pakta integritas.

Sebanyak 30 orang pegawai negeri sipil (PNS) dan 34 orang tenaga honorer di Dinas Perhubungan Lampung Utara, menandatangani pakta integritas.

Penandatangan pakta integritas ini terkait sanksi jika mereka terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) dan terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Ada tujuh poin pernyataan yang tertuang dalam pakta integritas itu. Diantaranya terkait kedisiplinan kerja, tidak melakukan pungli, dan tidak terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Bagi yang melanggar, sanksi pemberhentian dengan tidak hormat dan sanksi lainnya akan diberlakukan.
Basirun Ali mengatakan penandatanganan pakta integritas ini juga merupakan tindaklanjut instruksi Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Baca: Viral Kisah-kisah Tagar #CrazyRichSurabayan, Ke Jepang Cuma buat Imunisasi sampai Beli Sekolah

Di dalam instruksinya, Agung meminta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Lampung Utara untuk disiplin dan tidak melakukan pelanggaran terutama dalam hal hukum.

"Ini mencegah pungli dan terlibat narkoba. Sanksi tindakan tegas dikeluarkan jika ada yang melanggar aturan yang ada,"ujar Basirun Ali.

Bagi masyarakat yang mendapati anggotanya terlibat pungli dan narkoba, Basirun meminta untuk langsung melaporkan ke pihaknya.

"Dapat langsung melaporkan ke saya, pembinanya atau kepala seksinya. Kami pun telah melakukan pembinaan dan akan selalu melakukan kontrol terhadap seluruh anggota Dinas Perhubungan,"tandas dia.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help