Tribun Lampung Utara

Warga Sungkai Jaya Deklarasi Dukung Polisi Batasi Waktu Hiburan Malam

Warga Kecamatan Sungkai Jaya Lampung Utara mendeklarasikan sepakat untuk mendukung penuh kebijakan Polres Lampung

Warga Sungkai Jaya Deklarasi Dukung Polisi Batasi Waktu Hiburan Malam

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SUNGKAI JAYA - Warga Kecamatan Sungkai Jaya Lampung Utara mendeklarasikan sepakat untuk mendukung penuh kebijakan Polres Lampung Utara terkait pembatasan waktu hiburan malam di wilayah mereka.

Kesepakatan ini merupakan salah satu butir deklarasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang digelar Polsek Sungkai Selatan bersama para tokoh masyarakat, agama, adat dan pemuda di aula kantor Kecamatan Sungkai Jaya, Jumat (14/9/18).

“Deklarasi kamtibmas ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas di wilayah Sungkai Selatan. Salah satu butir deklarasinya ialah dukungan terhadap Polres Lampung Utara mengenai pembatasan hiburan organ tunggal (hiburan malam)” terang Kapolsek Sungkai Selatan AKP Yaya Karyadi.

Baca: 33 PNS di Lampung Utara Ajukan Mutasi

Menurut Kapolsek, ‎hiburan malam atau organ tunggal dibatasi hingga pukul 18.00 WIB. Pembatasan  ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya potensi tindak kejahatan yang kerap terjadi. "Pada prinsipnya, warga sepakat dengan kebijakan tersebut," jelasnya.

Baca: Curi Motor di Masjid, Buron 8 Bulan Ini Diringkus Polsek Sungkai Selatan

Selain kesepakatan itu, masih menurutnya, terdapat beberapa butir kesepakatan lainnya yang dituangkan dalam deklarasi. Pertama, warganya sepakat keamanan adalah tanggung jawab bersama dan semua berperan aktif mewujudkan keamanan yang kondusif sesuai tugas dan tanggung jawab.

Lalu, ‎apabila terjadi sebuah tindak pidana yang meresahkan masyarakat dan telah ditangani oleh pihak kepolisian / penegak hukum sepenuhnya diserahkan kepada proses hukum yang berlaku dan tidak ada yang mengintervensi.

Selanjutnya, semua tokoh sepakat apabila menemukan, mendapatkan tersangka tertangkap tangan maka masyarakat segera melaporkan tindk pidana tersebut kepada pihak kepolisian dan tidak akan melakukan main hakim sendiri terhadap tersangka.

Berikutnya, semua tokoh sepakat apabila terjadi tindak pidana ringan maka dapat diselesaikan dengn cara rumbuk pekon dan melibatkan semua pihak, dengan kesepakatan yang adil, dan tidak berdampak munculnya permasalahan kemudian hari.

Kemudian, semua tokoh bersepakat mendukung polri untuk melakukan tindak tegas terhadap tindak pidana perjudian, curas, curat, curanmor, narkoba dan tindak pidana lain yang meresahkan masyarakat dan menimbulkan potensi konplik dimasyarakat.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved