Tak Bertahan Lama, Bayi yang Lahir Bermata Satu di Mandailing Natal Akhirnya Meninggal Dunia

Akhirnya bayi bermata satu yang lahir di Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia.

Tak Bertahan Lama, Bayi yang Lahir Bermata Satu di Mandailing Natal Akhirnya Meninggal Dunia
bayi bermata satu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Akhirnya bayi bermata satu yang lahir di Mandailing Natal, Sumatera Utara, meninggal dunia.

Bayi yang terlahir bermata satu dan tanpa hidung itu hanya bertahan hidup selama tujuh jam.

Baca: Bukan Hal Mistis, Dokter Ungkap Penyebab Kelahiran Bayi Bermata Satu di Mandailing Natal

Ibu bayi bermata satu, Suriyanti masih terlihat lemas.

Suriyanti masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panayabung, Mandailing Natal.

Bayi yang lahir tanpa hidung dan bermata satu itu merupakan anak kelima dari pasangan Suriyanti dan sang suami Tatan.

Anak kelima pasangan pekerja tambang itu akhirnya meninggal dunia.

Bayi itu hanya bertahan hidup tujuh jam setelah lahir, pada Kamis 13 September 2018 sore.

Bayi itu meninggal pada Kamis malam pukul 22.40 WIB.

Tatan membawa anak kelimanya ke rumah duka yang tak jauh dari RSUD Panayabung untuk disemayamkan.

Bayi malang itu dikebumikan pada Jumat 13 September 2018, pukul 02.00 WIB.

"Setelah meninggal langsung dibawa ayahnya ke rumah. Dimandikan, disalatkan dan langsung dikebumikan dinihari tadi," kata Boru Harahap, sanak saudara Tatan.

Baca: Wanita Mandailing Natal Sumut Lahirkan Bayi Bermata Satu, Ini Penjelasan Medisnya

Halaman
1234
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved