Public Service

Anak Kerap Berkata Tidak Mampu

Anak saya laki-laki dan sudah menjelang remaja, sebentar lagi SMP. Dia sering sekali berkata tidak mampu atas semua hal

Anak Kerap Berkata Tidak Mampu
istimewa
anak kaget

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - KEPADA Yth Psikolog. Anak saya laki-laki dan sudah menjelang remaja, sebentar lagi SMP. Dia sering sekali berkata tidak mampu atas semua hal, padahal belum dicoba.

Baca: Polisi Tidak Tegur Anak-anak Naik Motor Tanpa Helm

Baca: Dampak Negatif Penggunaan Gadget Berlebih pada Anak dari Psikolog

Menurut saya sebetulnya dia bisa dan mampu, hanya saja dia enggan karena menurut dia susah dan dia tidak sanggup. Jadi bagaimana cara saya bersikap dan menghadapi anak tersebut. Mohon penjelasannya.

Pengirim: +6281369854xxx

Bantu Anak Mengetahui Talenta

KAMI jelaskan anak yang merasa rendah diri apabila tidak diintervensi biasanya akan menjadi pribadi yang tidak percaya diri, dan akan mengganggu tumbuh kembangnya serta akan kesulitan beradaptasi dan tidak menyukai dirinya.

Idealnya coba Bapak/Ibu cari tahu apa penyebabnya. Ada kalanya orangtua untuk introspeksi apakah memberi beban lebih pada anak sehingga anak menjadi terengah engah untuk mencapai target itu sehingga mekanisme anak menyatakan tidak mampu.

Atau orangtua cari tahu ke guru atau teman dekatnya, apakah ada yang mem-bully dia sehingga dia menyatakan tidak mampu dan menjadi rapuh, sementara anak yang sehat harus mampu berkompetisi secara sehat dan jujur.

Cara lain bantulah anak untuk mengetahui talenta yang dimilikinya sehingga anak merasa nyaman dan bahagia dengan minat bakatnya itu. Berikanlah banyak kesempatan sehingga anak menemukan sisi positif yang bermanfaat bagi diri dan lingkungannya.

Ketika anak melakukan hal yang baik walaupun sepele berikanlah dia pujian dengan tulus, misalnya dia mampu menjaga adik dengan baik. Jangan pelit memuji anak. Pujian mampu menumbuhkan harga diri anak sehingga anak mampu menghadapi kesulitan.

Selanjutnya saat anak mengalami kegagalan, misalnya mendapatkan nilai buruk sebaiknya jangan hakimi, berilah dukungan misalnya dengan menyatakan "Kamu masih ada waktu untuk memperbaiki, ayo kita cari guru les."

Apabila anak kemampuannya tidak seperti teman yang lain, sebagai orangtua belajarlah untuk menerima dan tidak kecewa dengan kemampuan anak sehingga anak juga nyaman berkomunikasi dengan orangtua.

Rangkul dan komunikasilah yang bagus dengan anak karena dia aset Anda di masa depan. Ajaklah anak untuk berpikir positif saat menghadapi kegagalan. Keluarga merupakan tempat yang paling utama untuk tumbuh kembang dan membangun karakter anak.

RETNO RIANI MPsi
Psikolog

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help