Butuh Uluran Tangan, Bayi 9 Bulan Warga Kotabumi Terlahir Miliki Kelamin Ganda

Butuh Uluran Tangan, Bayi 9 Bulan Warga Kotabumi Terlahir Miliki Kelamin Ganda

Butuh Uluran Tangan, Bayi 9 Bulan Warga Kotabumi Terlahir Miliki Kelamin Ganda
Tribun Lampung
Reksa, bayi kelamin ganda 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Reksa Al Gibran, bayi berusia sembilan (9) bulan, lahir dengan kondisi memiliki kelamin ganda.

Ini membuat kedua orangtuanya bingung. Untuk menentukan kelaminnya, Reksa harus diobati. Apa daya, orangtuanya tak memiliki biaya.

Baca: Rumahnya Didatangi Kades, Mbah 80 Tahun Asal Mesuji Ini Menangis Tersedu-sedu

Kini Subagio dan Tri Purwati hanya bisa berharap uluran tangan dari para dermawan agar sang anak bisa tumbuh normal seperti anak-anak lainnya.

"Saya bersama suami ingin sekali membawa Reksa ke ruang operasi agar ke depannya anak saya bisa tumbuh normal. Namun, kehidupan kami yang pas-pasan membuat kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami bingung harus mencari biaya kemana untuk biaya pengobatan Reksa," ujar Tri Purwanti saat diwawancarai, Minggu (16/9).

Kelainan yang dialami Reksa baru diketahui Tri Purwanti usai melahirkan. Saat hamil, Tri Purwanti mengaku tidak ada hal ganjil dari kandungannya.

Memang sebelum melahirkan, Tri Purwanti sempat mengalami kekeringan air ketuban. Itulah yang membuat dokter mengambil keputusan untuk mengambil langkah operasi caesar terhadap kandungannya.

Begitu lahir, Reksa sempat kritis selama 72 jam. Pada saat itulah, dokter menyatakan Reksa memiliki kelamin ganda.

"Saya juga diberitahu suami saya," kata Warga Wonogiri II Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara ini .

Baca: Pencuri Motor Spesialis Kunci T di Kotabumi Ditangkap Saat Asyik Nyabu di Rumahnya

Subagio dan Tri Purwanti sempat memeriksakan Reksa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). Saat itu, dokter menyatakan harus dicek hormon dulu agar bisa mengetahui gen Reksa cenderung berjenis kelamin apa.

Namun karena keterbatasan biaya, Subagio yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini tak mampu memeriksakan Reksa lebih lanjut.

Kelamin ganda atau ambiguous genital merupakan kondisi langka di mana penampilan organ kelamin bayi yang baru dilahirkan tidak jelas apakah perempuan atau lelaki.

Biasanya, kelainan ganda langsung dapat dikenali segera setelah bayi lahir. Namun, ada juga yang bisa didiagnosa sebelum kelahiran, meski hal tersebut jarang terjadi. 

Sudah Dibantu

Dinas Sosial Lampung Utara mengklaim pernah memberikan bantuan ke orangtua Reksa. "Kami juga sudah memberikan tali asih kepada orangtua Reksa, untuk meringankan bebannya," Kepala Dinas Sosial Lampung Utara M Erwinsyah.

Tali Asih tersebut, terang dia, merupakan kerjasama dengan komunitas peduli Lampung Utara, pendamping serta supervisornya pada program keluarga harapan. Bantuan diberikan pada Senin 10 September 2018 lalu.

Penulis: anung bayuardi
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help