Tribun Mesuji

Dapat Bantuan Bedah Rumah, Mbah Urip: Rasanya Bagaikan Mimpi Jadi Nyata

Mbah Urip mengaku sangat terharu atas perhatian pemerintah. Baginya, bantuan bedah rumah ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan.

Dapat Bantuan Bedah Rumah, Mbah Urip: Rasanya Bagaikan Mimpi Jadi Nyata
Tribun Lampung/Endra Zulkarnaen
Mbah Urip (kanan), warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, memeluk Johan Candradinata, Pjs kepala Desa Rejomulyo. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Pria bertopi bertuliskan Korpri ini membuat seorang nenek renta menangis tersedu-sedu.

Bahkan, wanita bernama Urip (80) itu tak henti-hentinya meneteskan air mata haru dalam pelukan pria ini.

Siapa pria memakai topi bertuliskan Korpri ini? Dia adalah Muhammad Johan Candradinata, aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Mesuji.

"Saat ini saya ditugaskan oleh Bupati Mesuji sebagai penjabat sementara kepala desa di Desa Rejomulyo, Kecamatan Way Serdang," kata Johan, Minggu, 16 September 2018.

Johan mengatakan, Mbah Urip tinggal bersama suaminya, Kasam (85). Mereka begitu terharu saat disambangi di rumahnya yang hanya berdinding papan.

"Mbah Urip ini begitu haru menahan tangis bahagia. Dia adalah di antara warga lain yang menerima program Bantuan Pembangunan Rumah Layak Huni (Baperlahu) atau Rumah Kita dari Pemkab Mesuji," paparnya.

Baca: Arinal–Nunik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, IRT di Pesawaran Inginkan Bedah Rumah

Johan mengungkapkan, pihaknya sedang mengecek progres program Baperlahu Rumah Kita di Desa Rejomulyo, Kecamatan Way Serdang.

"Seribu langkah, seribu solusi untuk menyejahterahkan warga kurang mampu di Mesuji. Program Baperlahu Rumah Kita ini diperuntukkan bagi warga miskin yang berusia di atas 60 tahun, yang rumahnya sudah tidak layak huni sebesar Rp 32 juta setiap penerima," bebernya.

Mbah Urip mengaku sangat terharu atas perhatian pemerintah. Baginya, bantuan bedah rumah ini bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan.

Baca: Tahun ini Pemkab Lamteng Dapat 673 Unit Bantuan Bedah Rumah

"Rasane koyok mimpi tapi nyoto. Matur nuwun nggih, Pak. Sampeke salam kangge Pak Bupati Khamami. Kulo sampun dibantu ndamel omah. (Rasanya seperti mimpi tapi nyata. Terima kasih ya, Pak. Sampaikan salam saya untuk Pak Bupati Khamami. Saya sudah dibantu dibangunkan rumah)," kata Mbah Urip dengan bahasa Jawa.

Bupati Mesuji Khamami mengimbau kepada seluruh aparatur desa untuk mendata warga penerima Baperlahu dengan benar dan tepat sasaran.

"Harus tepat sasaran bagi warga yang menerima. Bantuan ini gratis. Jangan sampai ada pihak aparatur desa melakukan pungutan liar serupiah pun. Ingat, warga miskin saudara kita. Jangan bebani mereka," tandasnya. (*)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help