SBY Walk Out dari Deklarasi Kampanye Damai, Teddy Gusnaidi: Laporkan Saja, Bukan Ngambek

SBY Walk Out dari Deklarasi Kampanye Damai, Teddy Gusnaidi: Laporkan Saja, Bukan Ngambek

SBY Walk Out dari Deklarasi Kampanye Damai, Teddy Gusnaidi: Laporkan Saja, Bukan Ngambek
Twitter/@TeddyGusnaidi - Teddy Gusnaidi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - SBY Walk Out dari Deklarasi Kampanye Damai, Teddy Gusnaidi: Laporkan Saja, Bukan Ngambek

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menanggapi aksi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memilih walk out pada Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9/2018).

Hal itu diungkapkan dalam postingan akun Twitternya,@TeddyGusnaidi, Minggu (23/9/2018).

Sebelumnya, diberitakan SBY walk out dari Kampanye Damai karena adanya pendukung calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang membawa atribut kampanye.

Baca: SBY Walk Out dari Deklarasi Kampanye Damai, Demokrat Ungkap Penyebabnya

Menanggapi hal itu, menurut Teddy SBY tidak memahami aturan kampanye dan mudah terprovokasi.

Teddy menuturkan jika SBY memahami aturan, ia tidak akan walk out pada Kampanye Damai.

Ditambah lagi dengan ketidakpahaman @SBYudhoyono terhadap aturan, membuat dia mudah terprovokasi sehingga mengambil keputusan berdasarkan perasaan halusnya bukan berdasarkan aturan.

Kalau dia paham aturan, tentu dia tidak akan walkout pada acara kampanye damai,” tulis akun @TeddyGusnaidi.

Teddy mengatakan aturan PKPU itu untuk partai dan pasangan capres dan cawaspres, bukan untuk masyarakatumum dan relawan.

Ia menilai jika ada yang berkampanye bukan salah partai ataupun pasangan capres cawapres.

Kan aturan dari KPU itu untuk Partai dan Pasangan capres/cawapres, masing2 minimal berjumlah 34 orang dan maksimal 100 orang. Aturan itu untuk Partai dan Paslon bukan untuk masyarakat umum dan relawan.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help