Tribun Mesuji

Petani Moro-moro Gelar Peringatan Hari Tani di Jalan Lintas Sumatera, Ini Tuntutannya

Peringatan HTN ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan oleh organisasi tani sebagai aspirasi perjuangan kaum Tani.

Petani Moro-moro Gelar Peringatan Hari Tani di Jalan Lintas Sumatera, Ini Tuntutannya
IST
Pelatihan kader petani untuk pemberdayaan organisasi rakyat 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Persatuan Petani Moro-moro Way Serdang (PPMWS) dan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Ranting Moro-moro akan menggelar aksi peringatan Hari Tani Nasional (HTN).

Aksi dilakukan di sepanjang jalan lintas Sumatera Kabupaten Mesuji, Senin 24 September 2018.

Peringatan HTN ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan oleh organisasi tani sebagai aspirasi perjuangan kaum Tani.

“PPMWS atau AGRA Ranting Moro-moro selain melakukan aksi juga melaksanakan pelatihan kader petani untuk pemberdayaan organisasi rakyat yang dilaksanakan pada tanggal 22-23 september 2018," ungkap Alfandi selaku panitia melalui rilis yang diterima Tribun, Minggu malam, 23 September 2018.

Baca: Soal Satlantas Polres Mesuji Pungli, Polda Lampung Tunggu Pengunggah Video

Masih kata Alfandi, akan ada sekitar 20-an kader petani yang terlibat dalam pelatihan pengorganisasian yang berasal dari wilayah Moro-Moro dan desa sekitarnya.

"Pelatihan ini terlaksana dengan bekerjasama dengan Yayasan Bimbingan Mandiri (YABIMA) Indonesia," sebutnya.

Lanjut Alfandi, sebelum pelatihan dihelat akan digelar aksi peringatan HTN terlebih dahulu yang akan dimulai pukul 08.00 pagi.

"Rencananya dengan bentuk pawai simpatik, yang mana kendaraan bermotor longmarch dari titik awal aksi di Simpang D menuju Tugu tani asahan sebagai titik akhir aksi," paparnya.

Alfandi mengatakan rencananya yang mengikuti peringatan ini setidaknya ada 3000-an anggota dan simpatisan organisasi.

"aksi akan diisi dengan orasi-orasi politik di beberapa titik sepanjang longmarch berlangsung," tandasnya.

Sementara Koordinator Lapangan Kadek Tike mengatakan, AGRA Ranting Moro-moro tergabung dalam Aksi Nasional Front Perjuangan Rakyat (FPR) yang dilakukan secara serentak di 18 Provinsi baik di kota maupun di desa seluruh Indonesia.

Baca: Hanya Ingin Berterima Kasih, Penderita Tumor Ganas Sambangi Rumah Dinas Bupati Mesuji

"Aksi ini merupakan sikap atas rencana Presiden jokowi mengeluarkan Perpres Percepatan Reforma Agraria," ucapnya.

Kata Kadek, secara Nasional FPR menyatakan dengan tegas bahwa Perpres yang akan ditandatangani tersebut adalah payung hukum dalam menjalankan percepatan program reforma agraria palsu.

"Sehingga moment HTN sangat penting bagi AGRA Ranting Moro-moro untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah khususnya Pemerintah Pusat dan Pemkab Mesuji," bebernya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help