Bawaslu RI: Lampung Masuk Daerah Paling Rawan Pemilu 2019

Bawaslu RI: Lampung Masuk Daerah Paling Rawan Pemilu 2019. Setiap provinsi memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda.

Bawaslu RI: Lampung Masuk Daerah Paling Rawan Pemilu 2019
Tribunlampung/Hanif
Polda Lampung menggelar apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau 2018 dalam rangka pengamanan pemilu 2019 di Lapangan Korem 043/Garuda Hitam Saburai, Rabu 19 September 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTABawaslu RI: Lampung Masuk Daerah Paling Rawan Pemilu 2019. Setiap provinsi memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2019.

IKP 2019 diluncurkan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Hasil IKP 2019 untuk tingkat provinsi menunjukkan 15 daerah yang tingkat kerawanan di atas rata-rata nasional, yaitu Papua Barat, Papua, Maluku Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Lampung, Sumatera Barat, Jambi, Yogyakarta, NTB, NTT, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Setiap provinsi memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda.

Papua Barat, Sumatera Barat, dan Maluku misalnya memiliki kerawanan untuk dimensi penyelenggaraan Pemilu yang bebas dan adil serta tidak terkait dimensi kontestasi.

Merujuk pada keseluruhan indeks di tingkat provinsi, rata-rata pengaruh terbesar kerawanan Pemilu tahun 2019 adalah penyelenggaraan Pemilu yang bebas dan adil serta terkait dimensi kontestasi.

Ketua Bawaslu RI, Abhan, mengatakan IKP 2019 merupakan upaya Bawaslu RI untuk melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi pelanggaran dan kerawanan Pemilu 2019.

"Bentuk sumbangsih dan dedikasi Bawaslu untuk memperkuat sistem kontrol nasional," ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Untuk menyukseskan penelitian IKP 2019, Bawaslu melalui serangkaian riset yang melibatkan berbagai pihak sebagai narasumber baik kementerian/lembaga yang berkepentingan dengan pemilu, akademisi, peneliti, praktisi pemilu, kepolisian, media, dan penggiat pemilu.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help