Kasus Penyelundupan Sabu di Lapas Kalianda, Kejari Susun Dakwaan Eks Kalapas Muchlis

Proses hukum mantan Kalapas Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, Muchlis Adjie, terus bergulir.

Kasus Penyelundupan Sabu di Lapas Kalianda, Kejari Susun Dakwaan Eks Kalapas Muchlis
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Mantan Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, Muchlis Adjie. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Proses hukum mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kalianda, Lampung Selatan, Muchlis Adjie, terus bergulir.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung telah melimpahkan berkas tersangka penyalahgunaan wewenang dalam kasus peredaran narkoba di lapas tersebut. Kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung sedang menyusun surat dakwaan terhadap Muchlis.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Bandar Lampung Yopi Rulianda mengungkapkan, jaksa penuntut umum memiliki waktu 20 hari untuk menyusun secara lengkap surat dakwaan. Setelah itu, kejari akan melimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang.

"(Berkas perkara) sudah pelimpahan tahap dua atas nama (tersangka) Muchlis Adjie, pekan lalu. Jaksa punya waktu 20 hari untuk menyusun surat dakwaan, baru melimpahkan ke pengadilan," katanya, Selasa (25/9/2018).

Adapun berkas tiga tersangka lain yang masih satu kasus dengan eks Kalapas Kalianda Muchlis Adjie, menurut Yopi, sudah lengkap.

"Untuk yang tiga (berkas perkara) itu, sudah lengkap. Setelah dua hari berkas selesai, datang yang ini (berkas tersangka Muchlis)," ujarnya.

Dalam kasus ini, Yopi menjelaskan, tersangka Muchlis terjerat pasal 114 juncto 132 dan pasal 112 juncto 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling ringan 5 tahun," imbuhnya.

Dalam kasus penyelundupan dan peredaran narkoba di Lapas Kalianda yang terbongkar pada 6 Mei 2018, BNNP Lampung menyita 4 kilogram narkoba jenis sabu dan 4.000 butir pil ekstasi. Kasus ini menyeret Muchlis Adjie yang saat itu menjabat kalapas Kalianda. Ia terindikasi menyalahgunakan wewenang dengan mengizinkan masuknya sabu ke dalam lapas.

Selain Kalapas Muchlis, perkara turut menyeret napi kasus narkoba Lapas Kalianda, Marzuli YS; oknum anggota Polsek Palas, Lamsel, Bripka Adi Setiawan; dan oknum sipir Lapas Kalianda Rechal Oksa Hariz.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved