Dua Perempuan Asal Riau Kemas Sabu Rp 2,4 Miliar Pakai Bungkus Snack

Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram dengan nilai Rp 2,4 miliar terbongkar.

Dua Perempuan Asal Riau Kemas Sabu Rp 2,4 Miliar Pakai Bungkus Snack
Tribun Lampung/Hanif Risa Mustafa
Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen (kiri) menunjukkan barang bukti sabu dalam ekspose kasus, Rabu, 26 September 2018. Polda turut menghadirkan tersangka (kanan) kurir sabu 6 kg tersebut. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF RISA MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2 kilogram dengan nilai Rp 2,4 miliar terbongkar. Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung meringkus seorang perempuan asal Riau yang menjadi kurir sabu tersebut di Jalan RA Kartini, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.

Perempuan yang kini berstatus tersangka itu adalah Nia Apriani (23), warga Jalan Alhamra, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Dalam pengiriman sabu seberat 2.015 gram atau 2 kg lebih tersebut, Nia menggunakan modus mengemas kristal putih menggunakan 2 bungkusan bekas snack (makanan ringan).

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Komisaris Besar Shobarmen membeberkan hasil ungkap kasus ini dalam ekspose di Direktorat Resnarkoba Polda, Rabu (26/9/2018).

"Sebenarnya, pelaku berjumlah dua orang, perempuan semua. Tapi, satu orang berhasil kabur. Mereka memang berbagi tugas. Satu berjaga dari kejauhan, satu lagi mengantar. Yang mengantar, dia ini (Nia)," ujar Barmen, sapaan akrabnya, sambil menunjuk tersangka Nia.

Penangkapan terhadap Nia bermula dari informasi akan ada penyelundupan narkoba seberat 500 gram atau setengah kg di Tanjungkarang Pusat. Ditresnarkoba Polda lalu menurunkan tim Sub Direktorat II untuk penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, anggota Subdit II melakukan penyamaran sebagai pembeli narkoba. Sebelum serah terima narkoba pada Kamis (20/9/2018) pekan lalu, tim lebih dahulu membuntuti sejak terduga kurir sabu turun dari bus di kawasan Rajabasa.

"Kami ikuti sejak mereka turun dari bus di Rajabasa, kemudian naik angkutan umum menuju Jalan Raden Intan. Begitu pelaku tiba di parkiran ruko Jalan Kartini sekitar pukul 09.00 WIB, langsung kami jemput (tangkap)," kata Barmen.

Dalam penggeledahan, tim Subdit II Ditresnarkoba mendapati barang bukti sebungkus plastik kresek berisi 2 bungkusan snack merek Qtela dan Happy Tos.

"Di dalamnya terdapat 20 bungkus plastik klip ukuran besar berisi kristal putih (narkoba jenis sabu)," ujar Barmen.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved