Mahasiswa Darmajaya Berinovasi Ciptakan Jajanan Sehat Batobi

Riko Nopriansyah, mahasiswa angkatan 16 jurusan manajemen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, memenangkan kompetisi DSC 2018.

Mahasiswa Darmajaya Berinovasi Ciptakan Jajanan Sehat Batobi
Ist
Mahasiswa Darmajaya Berinovasi Ciptakan Jajanan Sehat Batobi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Riko Nopriansyah, mahasiswa angkatan 16 jurusan manajemen Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, memenangkan kompetisi Darmajaya StartUp Competition (DSC) 2018 yang diselenggarakan oleh Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inkubitek) Darmajaya.

Riko tak menyangka, inovasinya membuat batagor ubi (batobi) telah menghantarkannya memenangkan kompetisi tersebut.

Baca: Bagaimana Prakiraan Cuaca di Wilayah Lampung Rabu 3 Oktober 2018? Cek di Sini

Riko mengatakan, bisnis batobi ini bisa dikatakan berawal dari terpaksa, sebab dirinya yang sedang mengambil mata kuliah Technopreneurship dan Pengembangan Bisnis diwajibkan untuk membuat suatu usaha,

"Akhirnya saya melakukan observasi lapangan dan tertarik dengan bahan dari ubi ungu karena mempunyai antioksidan tinggi yang bermanfaat sebagai antikanker bagi tubuh kita. Dari situlah tercetus ide membuat batagor ubi, dan saya mulai tertarik dengan mata kuliah ini serta mengikutkan hasil inovasi ini ke perlombaan DSC 2018,” jelasnya dalam rilis, Selasa (2/10).

Baca: 7 Mitos Seputar Makanan yang Masih Banyak Dipercaya Masyarakat, No 1 dan 2 Paling Sering

Riko menambahkan, produk ini sudah melalui tahapan percobaan yang tidak terhitung. Usaha tim Riko bersama 3 orang temannya berbuah manis ketika batobi milik mereka terjual laris saat soft opening. Dalam waktu tiga hari ini selama soft opening, telah terjual 145 porsi yang habis sebelum jam 12.00 dan diberikan diskon 20% sampai tanggal 4 Oktober 2018.

Dalam perkembangan bisnisnya, Riko berharap dua tahun kedepan, bisa mempunyai 4 cabang lagi yang tersebar di Bandar Lampung, sehingga para penikmat batobi ini akan semakin banyak.

Lilla Rahmawati selaku Kepala Bagian Inkubitek & Career Center Darmajaya mengatakan, tidak hanya Batobi saja yang memenangkan kompetisi DSC 2018 ini, di kategori food selain Batobi, ada Gobela dan Rotbal Lampung yang akan menyusul soft openingnya, lalu dalam kategori digital ada Anonymograph, Nurse Back, dan Farm Cloud.

“Keenam pemenang ini akan mendapatkan akses bantuan modal usaha dari Darmajaya total Rp 50 juta diberikan secara bertahap, dana itu berupa pinjaman tanpa bunga atau dibilang bunga 0%, setelah usaha mereka jalan, kami akan terus memonitoring sampai dikatakan layak untuk dilepas, nah waktunya kurang lebih dua tahun. Setelah tahapan itu mereka wajib mengembalikan dana yang dipinjamkan, karena dana ini akan diputar kembali untuk pemenang DSC di tahun berikutnya,” jelas Lilla.

Ketua Yayasan Alfian Husin, Andi Desfiandi mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Riko, menurutnya mahasiswa zaman now harus pintar melihat peluang. Ia juga berpesan bahwa memulai usaha itu mudah tapi untuk mempertahankan dan menangkap peluang-peluang untuk berinovasi lagi itu yang sulit. "Maka untuk usahanya agar lebih maju dan berkembang jangan lupa kelola keuangan dengan baik," pesannya. (ana/*)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help