Polisi Beberkan Fakta-fakta Ini Terkait Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya di Bandung

Polisi Beberkan Fakta-fakta Ini Terkait Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya di Bandung

Editor: taryono
Twitter.com/@LawanPolitikJKW - Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon. Kondisi terkini Ratna Sarumpaet seusai dipukuli orang tak dikenal. (Twitter.com/@LawanPolitikJKW) 

Polisi Beberkan Fakta-fakta Ini Terkait Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya di Bandung

Laporan Wartawn Grid.ID, Rissa Indrasty

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Baru-baru ini beredar kabar bahwa ibunda Atiqah Hasiholan, Ratna Sarumpaet diduga dikeroyok hingga babak belur di kawasan Bandung.

Tim penyidik mendapatkan informasi bahwa Ratna Sarumpaet pada 21 September 2018 sekitar pukul 17.00 WIB berada di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Selatan.

Baca: Ratna Sarumpaet Disebut Dianiaya, Tompi Ungkap Fakta-fakta Ini

"Kami sudah bertemu pihak RS melakukan pengecekan, ada dua perbedaan di medsos dan pemberitaan," ungkap Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

Menurut Nico, bahkan Ratna Sarumpaet sudah memesan kamar di RS Bina Estetika sejak 20 September 2018.

"Di Rumah Sakit ada keterangan, tanggal 20 sudah pesan, sudah direncanakan," beber Nico.

Pihak kepolisian Polda Metro Jaya saat melakukan konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).
Rissa Indrasty/Grid.ID
Pihak kepolisian Polda Metro Jaya saat melakukan konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

 Bahkan kedatangan Ratna Sarumpaet di RS Bina Estetika juga terekam oleh CCTV.

"Dari CCTV, Ratna Sarumpaet masuk 21 september pukul 17:00 dan di RS tersebut sampe 24 September, dan keluar jam 21.00 itu bener," ungkap Nico.

Baca: Ferdinand Hutahaean: Jika Ratna Sarumpaet yang Berbohong, Kita Hukum Dia Sama-sama

Bahkan menurut Nico, RS Bina Estetika menerangkan jika Ratna tidak keluar dari RS tersebut pada 21 Sepetember, dimana kejadian dugaan pengeroyokan itu terjadi.

"Apa bisa dari Bandung 21 September, tapi pada 21 september sore masuk Rumah sakit Bina Estetika. Ada perbedaan berita dan fakta," tutur Nico.

Memang informasi yang beredar Ratna Sarumpaet berada di Bandung pada 21 september 2018 dan pada saat itu dirinya diduga mengalami pengeroyokan. 

Namun, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto justru menemukan kejanggalan pada berita dan fakta yang ada.

"Disimpulkan mana mungkin orang bisa berada di dua tempat," timpal Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (*)

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved