Gempa Donggala Palu

Pemprov Lampung Belum Pasti Kirim Relawan Bantu Korban Gempa Palu

Menurut Risco, posko penggalangan dana masih dibuka sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pemprov Lampung Belum Pasti Kirim Relawan Bantu Korban Gempa Palu
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Tim Basarnas mengevakuasi korban reruntuhan bangunan di Hotel Roa-roa, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu 30/9/2018). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG –  Pemerintah Provinsi Lampung belum bisa memastikan apakah akan mengirimkan relawan untuk membantu korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu.

Sampai saat ini, Pemprov Lampung masih dalam tahap penggalangan dana.

Sekretaris Dinas Sosial Lampung M Risco mengatakan, hingga saat ini total dana yang dikumpulkan oleh Pemprov Lampung belum bisa disampaikan.

Karena, tim penggalangan dana belum merekap jumlah dana yang masuk.

“Belum, belum bisa kami update. Karena masih proses rekap. Mungkin besok (Jumat, 5 Oktober 2018) sudah ada datanya,” ujar Risco, Kamis, 4 Oktober 2018.

Menurut Risco, posko penggalangan dana masih dibuka sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Posko tersebut berada tepat di depan Kantor Dissos Lampung, Jalan Basuki Rahmat Nomor 72, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Utara, Bandar Lampung.

Baca: Rumah Zakat Terjunkan Tim Relawan Bantu Korban Gempa Donggala dan Palu

Baca: Kesaksian Relawan ACT Evakuasi Jenazah Korban Gempa Donggala

Penjabat Sekretaris Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis membenarkan sampai saat ini pihaknya belum bisa menentukan bantuan yang akan disalurkan bagi korban gempa dan tsunami di Donggala.

Meski demikian, Hamartoni mengatakan, bantuan bisa berbentuk barang ataupun uang.

“Bisa barang, bisa uang. Kita lihat nanti. Tapi yang pasti nanti kami koordinasikan dulu seperti apa. Relawan juga belum ada arah kami ke sana (membentuk tim relawan),” kata mantan Sekkab Lampung Utara ini.

Sebelumnya Gubernur Lampung M Ridho Ficardo memastikan akan membantu korban gempa dan tsunami di Donggala dan Palu.

Namun, Ridho belum bisa memastikan bantuan apa yang akan disampaikan ke para korban tersebut.

“Kalau kontribusi kan sudah cukup banyak dilakukan oleh teman-teman. Kalau kami memberikan pos hibah kan tidak mungkin. Ada cara-cara lain. Itu (cara lain) yang masih kami pikirkan,” ujar Ridho seusai menemui tim Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) terkait Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung, Senin, 1 Oktober 2018. (*)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help