Setelah 11 Tahun Gagal, Seorang Polisi di Lampung Akhirnya Bisa Mengadopsi Anak yang Dibuang Ortunya

Setelah 11 Tahun Gagal, Polisi di Lampung Ini Akhirnya Bisa  Mengadopsi Anak yang Dibuang Ortunya 

Setelah 11 Tahun Gagal, Seorang Polisi di Lampung Akhirnya Bisa Mengadopsi Anak yang Dibuang Ortunya
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Brigadir Polisi A Wahidin dan Haniza 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Akhir September lalu, menjadi momen paling membahagiakan bagi pasangan suami istri, Brigadir Polisi A Wahidin dan Haniza, warga Pekon Kebumen, Kecamatan Sumber Rejo, Tanggamus.

Setelah 11 tahun selalu gagal mengadopsi anak, keinginan hadirnya bayi kecil di tengah-tengah keluarga pasutri itu akhirnya terkabul.

Wahidin dan Haniza dipercaya merawat seorang bayi laki-laki yang ditemukan di semak-semak di Pekon Air Kubang, Kecamatan Air Naningan.

Baca: Sabet Juara 2 Gitar Solo di Aceh, Siswa SMAN 2 Bandar Lampung Beberkan Kunci Suksesnya

Bayi yang terbuang itu, menjadi berkah bagi Wahidin dan Haniza.

Keduanya merasa bahagia setelah resmi dipercaya untuk merawat bayi yang diduga dibuang sesaat pasca dilahirkan tersebut.

Selama 11 tahun membina rumah tangga, Wahidin dan Haniza belum dikarunia anak.

Kehadiran bayi yang kini berusia 15 hari itu pun memecah segala keinginan yang diidamkan.

"Sekarang ini rasanya kalau kerja kepikiran terus. Inginnya dekat terus dengan anak ini. Meski bukan anak kandung tapi rasanya seperti darah daging sendiri," ujar Wahidin, Kamis (4/10).

Baca: Tak Perlu Dikhawatirkan, Aktivitas Gunung Anak Krakatau Justru Kurangi Potensi Dampak Lebih Besar

"Kami berdua senang sekali, begitu juga keluarga besar, orangtua, mertua, semuanya senang. Jadi ini seperti rezeki tak ternilai, tidak bisa disamakan dengan apapun," imbuh anggota Polsek Pulau Panggung tersebut.

Saat dipercaya mengasuh bayi tersebut, Haniza langsung mengajukan izin untuk tidak bekerja selama satu minggu.

Halaman
1234
Penulis: Tri Yulianto
Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help