Tribun Metro

Tiga Kelurahan di Metro Masuk Zona Merah Narkoba

BNN Kota Metro menyatakan, tiga kelurahan di Bumi Sai Wawai masuk zona merah atau rawan penyalahgunaan narkoba.

Tiga Kelurahan di Metro Masuk Zona Merah Narkoba
Ketua Granat Metro Anna Morinda 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro menyatakan, tiga kelurahan di Bumi Sai Wawai masuk zona merah atau rawan penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNN Kota Metro Saut Siahaan menjelaskan, tiga kelurahan tersebut adalah Mulyojati, Iringmulyo, dan Tejoagung. Penetapan zona merah berdasarkan hasil pemetaan BNN setempat.

Baca: Wagub Bachtiar Dukung Kiprah Duta Kesehatan Dan Bersih Narkoba Memajukan Program Kesehatan Lampung

"Tiga kelurahan itu ada di Kecamatan Metro Barat dan Metro Timur. Di sana merupakan kawasan pendidikan. Karenanya rentan sebagai daerah rawan peredaran narkoba," ujarnya, tanpa menyebut jumlah kasus yang tercatat di tiga wilayah tersebut, Selasa (9/10).

Baca: KPU Metro Terima 2.381 Kotak Suara Pemilu 2019

Ia mengaku, BNN Kota Metro sudah melakukan sosialisasi bahaya narkoba di beberapa perguruan tinggi di Bumi Sai Wawai. Bahkan telah melakukan MoU dengan beberapa perguruan tinggi. Di antaranya Dharma Wacana dan Universitas Muhamadiyah.

"Memang, hasil pemetaan kami di tiga wilayah itu. Alur-alurnya ada, tapi tidak bisa kami jelaskan secara detail tentunya. Seperti di Metro Barat misalnya, itu biasanya di depan kantor kecamatan," jelasnya selepas sosialisasi bahaya bersama Komunitas Briker Mania (Kobra) di Grand Skuntum.

Terkait penegakan hukum, terus Saut, pihaknya telah menginformasikan ke BNN Provinsi Lampung bidang penindakan dan bekerja sama dengan Polres Metro. Selain itu, pihaknya akan terus menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat.

"Masyarakat kita harapkan bisa melaporkan bila ada hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya. Seperti yang kita lakukan bersama Kobra ini. Karena mereka ada di semua kecamatan dan eksis. Jadi kita bersama-sama mencegah peredaran gelap narkoba," tegasnya. 

Terpisah, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda menilai perlu adanya kerjasama dari semua pihak atau elemen masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba di wilayah setempat.

"Iya di tiga itu karena kawasan pendidikan. Dan banyak rumah kos. Kita perda rumah kos sudah ada, miras pun ada, narkoba tentu ada UU. Untuk penegakan itu ada aparat, tapi pencegahan harus semua pihak," ujarnya yang juga Ketua Granat Metro.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved